10 December 2023

Jaga Semangat Mapalus Dalam Bingkai Kerukunan, Kedamaian, Keutuhan, Persatuan dan Kesatuan Bangsa

2 mins read
Liow mengajak warga agar tetap menjaga semangat Mapalus

MINAHASA – Dalam sosialisasi Empat Pilar MPR-RI di Desa Tounelet, Kecamatan Sonder, Minggu (14/3/2021). Anggota MPR RI dari Kelompok DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Sulawesi Utara Stefanus BAN Liow meninta seluruh masyarakat untuk tetap menjaga semangat bergotong royong, atau biasa dalam budaya Minahasa disebut dengan Mapalus.

Caranya adalah dengan terus membiasakan bersahabat dan saling membantu dengan sesama warga yang ada dilingkungan sekitar. Karena hal tersebut akan dapat memudahkan tercapainya persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, peran pemuka Agama sangat penting dan strategis dalam menjalankan hal tersebut karena berada digarda terdepan dalam persekutuan jemaat dan masyarakat. Sehingga nantinya akan lebih mudah untuk tetap menjaga bingkai kerukunan, kedamaian, keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa.

“Bangsa Indonesia didalamnya warga masyarakat harus bersatu, senasib sepenanggungan dan sehati dalam wadah NKRI ditengah kemajemukan bangsa,” kata Liow dihadapan ratusan peserta yang terdiri dari Pimpinan Komisi dan Pengurus Panji Yosua P/KB GMIM perutusan 12 Jemaat se Wilayah Sonder serta Pelayan Khusus Jemaat GMIM Sion Tounelet.

Dijelaskannya juga bahwa Empat Pilar MPR-RI yakni Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, Undang – undang Dasar (UUD) tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara dan Ketetapan MPRRI, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai Bentuk Negara serta Bhineka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara.

Ketua BPMJ Sion Tounelet Pdt Gabby Wanda Walangitan MTh dan Ketua BPMW Sonder Pdt Richard Supit MTh didampingi Kumtua Desa Tounelet Mervins Mandagi menyatakan suatu kehormatan seraya berterima kasih kepada Liow yang telah melaksanakan sosialisasi tersebut. Karena hal itu diingatkan dan disegarkan kembali komitmen untuk senantiasa menjunjung nilai-nilai luhur bangsa.

Lebih lanjut Pdt Gabby Walangitan menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19.  Peserta dibagi dalam dua sesi agar tidak terjadi kerumunan dalam balai pertemuan.(zakaria)

Latest from Same Tags