/

Penjual Beras Kotor Diamankan Tim Maleo dan Tarantula Minahasa

2 mins read
Penjual beras kotor
Pelaku penjual beras kotor usai diamankan Polisi

KANALMETRO, SULUT – Lelaki EL (40) warga Desa Pulutan, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa yang merupakan seorang penjual beras kotor dan sempat viar dimedia sosial diamankan polisi.

EL diamankan Satgassus Maleo Polda Sulut bersama Timsus Tarantula Polres Minahasa di rumahnya, Sabtu (11/9/2021) malam.

Sebelum diamankan, pelaku diketahui sempat menjual beras di Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu pagi.

Diaman pelaku meyakinkan kepada para korban, jika beras yang dijualnya merupakan jenis Membramo Super.

Warga yang tergiur dengan tawarannya langsung membeli beras sebanyak dua karung.

Namun ketika dibuka saat pelaku sudah pergi, ternyata sebagian besar berisi beras rusak dan tidak layak konsumsi.

Warga sekitar pun memposting kejadian tersebut di media sosial Facebook, hingga menjadi viral. Selanjutnya dilaporkan ke Polsek Airmadidi.

Fakta menarik dan bermanfaat

Satgassus Maleo yang mendapat informasi kemudian merespons cepat dengan melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui keberadaan tersangka.

Bersama Timsus Tarantula Polres Minahasa langsung ke rumah tersangka dan mengamankannya tak perlawanana.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan jika penjual beras kotor atau tak layak konsumsi itu bersama barang bukti langsung dibawah ke Polsek Airmadidi guna diproses hukum lanjut.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa sudah banyak korban yang membeli beras kepada pelaku dengan modus serupa sehingga diviralkan di Medsos.

Polisi pun menduga jila pelaku mencampur beras beras yang kualitas baik dan tak layak konsumsi untuk bisa mendapat keuntungan banyak.

Modusnya, pelaku menaruh beras yang masih bagus dibagian atas dan dibawah beras tak berkualitas.

Tujuannya agar para korban mengetahui bahwa beras jualannya baik, padahal sudah dicampur dengan yang tidak layak konsumsi.

“Masih dalam pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya lokasi lain tempat pelaku beraksi,” kata Abast.

Dirinya pun menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur jika ada pihak lain yang menjual sesuatu dengan harga lebih murah.

Hal itu menurutnya demi mencegah terjadinya aksi penipuan serupa.

Latest from Same Tags