Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Jadi Program Rutin Pemkot Bitung

1 min read
Simulasi Bencana Bitung
Simulasi di halaman kantor Wali Kota Bitung (KM-aan)

KANALMETRO, BITUNG – Sebagai bentuk keseriusan terhadap kesiapsiagaan akan bencana, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung menjadikan kegiatan Simulasi sebagai program rutin.

Dimana Simulasi Kesiapsiagaan Bencana dilaksanakan setiap tanggal 26 di bulan berjalan dan dilaksanakan di halaman kantor Wali Kota Bitung. Dan untuk simulasi bulan ini dilaksanakan, Selasa (26/4/2022).

“Tanggal 26 setiap bulan akan dilatih personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan seluruh masyarakat lewat latihan kesiapsiagaan bencana,” kata Wali Kota Bitung Maurits Mantiri.

Karena menurutnya, jika dalam kondisi darurat. Setiap detik merupakan nyawa  bagi seorang korban bencana. Sehingga diharapkan lewat program ini, waktu evakuasi harus meningkat.

Oleh karena itu Mantiri mengatakan jika Kesiapsiagaan menghadapi Bencana harus menjadi bagian budaya bangsa, terutama masyarakat kota Bitung

“Perlu menanamkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat untuk selalu sadar akan bencana. Karena bencana dapat datang sewaktu-waktu,” pungkas Mantiri.

Sementara itu terpantau dalam latihan itu, tepat pukul 10.00 Wita, Tsunami Early Warning System (TEWS) atau sistem peringatan dini tsunami milik Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Kantor Wali Kota berbunyi.

Hal itu pertanda ada peringatan ancaman tsunami, pasca gempa bumi  berkekuatan 8,2 SR.

Seluruh ASN di lingkup kantor tersebut keluar ruangan satu persatu, mengevakuasi diri. Pasca gempa bumi tersebut beberapa ledakan terdengar, hingga terjadi kebakaran.

Seorang korban terisolasi di lantai IV. Tehingga tim rescue BPBD berjibaku menyiapkan peralatan.  Tepat menit ke 30, korban berhasil dievakuasi oleh tim. (aan)

Latest from Same Tags