KANALMETRO, MANADO – Hanya lantaran persoalan dalam debat di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, lelaki Marson Taliawo (25) warga Desa Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dikeroyok.
Korban dikeroyok oleh dua orang mahasiswa IAKN Manado lainnya yakni lelaki EM alias Elia (26) warga Desa Kalasey 1, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Serta lelaki SG alias Sandro (22) warga Desa Amurang, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Diperoleh informasi sebelum dikeroyok, Jumat (25/11/2022) malam di Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, sehari sebelumnya korban dan dua pelaku terlibat adu mulut saat ada debat BEM.
Saat itu korban dan kedua pelaku sempat diusir petugas keamanan kampus. Namun keesokan harinya mereka bertemu, dan diduga masih ada dendam saat kegiatan debat. Kedua pelaku langsung mengeroyok korban.
Tak terima jika dikeroyok sesama teman mahasiswa, korban mengadu ke Polresta Manado.
Sabtu (26/11/2022) pagi sekitar pukul 09.30 Wita, Tim Alpha Resmob On The Road (ROTR) Polresta Manado berhasil mengamankan kedua terduga pelaku.
Mereka diamankan di lokasi yang tak dari kampus tersebut. Selanjutnya langsung dibawa ke Polresta Manado untuk diproses lebih lanjut.
Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto P Sirait SIK melalui Kasat Reskrim Kompol Sugeng Wahyudi Santoso SIK tak menapik akan hal tersebut ketika dimintai keterangannya. (Roni)

