14 June 2024

/

Status Gunung Lokon Masih Siaga, Aktivitas Radius 2,5 Kilometer dari Kawah Dilarang

2 mins read
Status Gunung Lokon Siaga
Tim BPBD Tomohon melakukan pemasangan sosialisasi terkait larangan aktivitas di sekitar Gunung Lokon karena masih dalam status siaga, Jumat (21/7/2023). (foto: pemkot tomohon)

KANALMETRO, TOMOHON – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon mensosialisasikan larangan aktivitas warga yang berada dalam radius 2,5 Kilometer (Km) dari Kawah Gunung Lokon karena masih dalam status Siaga.

Larangan itu yakni terkait semua aktivitas, baik pendakian, pertambangan galian C, pertanian, pariwisata maupun restoran yang berada dalam radius 2,5 Km dari Gunung Lokon karena status Siaga belum diturunkan.

Termasuk pada sejumlah wilayah dari Kelurahan Kakaskasen Dua dan sebagian Kelurahan Kakaskasen Satu, Kinilow dan Tinoor.

“Larangan itu dilakukan berdasarkan surat edaran Pemerintah Kota Tomohon nomor 361/SEKRE/599-BPBD tentang larangan melakukan pendakian dan aktivitas di Gunung Lokon,” kata Sekretaris Daerah selaku Ex Officio Kepala BPBD Kota Tomohon, Edwin Roring.

Oleh karena itu Dia meminta kepada Camat dan seluruh Lurah di wilayah tersebut

agar terus memantau aktivitas di lokasi-lokasi yang masuk area terlarang. Dan jika ada pelanggar aga segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, TNI maupun Satpol PP.

“Pemerintah telah melakukan tugasnya dan berkewajiban memperingatkan, ini membutuhkan kesadaran bahwa ancaman bahaya bencana harus diikuti dengan kesiapsiagaan dan mitigasi,” tegas Edwin Roring.

Dia juga mengatakan bahwa ini bagian dari usaha pemerintah untuk mengurangi risiko dari dampak bencana itu sendiri. Karena Kota Tomohon telah banyak mendapat pengalaman dari kejadian bencana seblumnya.

“Kita berusaha untuk tetap menekan korban jiwa. Kita bersyukur bahwa selama bencana Gunung Lokon tahun – tahun sebelumnya berada pada titik Zero korban jiwa. Karena itu saat ini kita terus berupaya sambil tetap berdoa semoga Kota Tomohon terus dijauhkan dari Bencana,” tambah Dia.

Sementara Kalaksa BPBD Tomohon, Hengkie Supit mengatakan bahwa langkah -langkah antisipatif menghadapi peningkatan aktivitas Gunung Lokon sudah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Mulai dari Level 2 sampai naik menjadi Level 3, BPBD telah terus mensosialisasikan dan menghimbambau melalui media massa, media sosial, pemasangan baliho dan rambu-rambu evakuasi. Koordinasi dengan semua stakeholder terus kami lakukan,” jelas Hengkie Supit.

Selain itu Dia mengatakan bahwa kesiapan sarana dan prasarana juga titik kumpul pengusian mulai disiapkan. Saat ini juga sementara update rencana kontigensi erupsi Gubung Lokon. Namun pada prinsipnya kesiapsiagaan bencana harus dilakukan oleh semua pihak baik pemerintah, masyarakat maupun stakeholder kebencanaan lainnya. (Wailan)

Latest from Same Tags