21 April 2024

//

Kasus Tabrak Lari Jurnalis Riyo Noor, Polda Sulut Sebut Belum Ada Titik Terang Soal Pelaku

3 mins read
Tabrak Lari Jurnalis Sulut
Didampingi Kapolres Minahasa, Kabid Humas Polda Sulut memberikan keterangan pers terkait kasus tabrak lari yang mengakibatkan kematian jurnalis Riyo Noor yang hingga kini tak kunjung tuntas, Senin (18/9/2023). KM-Roni

KANALMETRO, MANADO – Senin (18/9/2023), aparat kepolisian dari Polda Sulut bersama Polres Minahasa kembali melakukan gelar perkara terkait kasus tabrak lari yang menyebabkan kematian Jurnalis Riyo Noor.

“Sampai saat ini kami belum ada titik terang soal siapa pelaku dalam kasus tabrak lari dari rekan – rekan jurnalis,” kata Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Iis Kristian ketika memberikan keterangan pers.

Namun Dia mengatakan jika aparat kepolisian Polres Minahasa yang dibantu Polda Sulut masih terus melakukan berbagai upaya untuk mengungkap kasus ini.

“Dalam penanganan kasus ini, kami menjalankan tanpa intervensi dari pihak mana pun,” tambah Kabid Humas yang didampingi Kapolres Minahasa, AKBP Ketut Suryana di Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut.

Dirinyapun juga menjelaskan secara runtut yang sudah dilakukan tim gabungan kepolisian ini dalam mengungkap kasus tersebut antara lain yaitu penyidik sudah melakukan langkah-langkah seperti olah TKP, meminta keterangan saksi sebanyak 19 orang baik saksi pelapor dan saksi lainnya.

Selain itu kepolisian juga sudah membawa semua barang bukti ke Laboratorium Forensik di Makasar untuk memastikan ada petunjuk terkait kasus tersebut.

Kepolisian juga melakukan pemeriksaan terhadap CCTV dimana titik kemungkinan kendaraan dilalui baik sebelum lokasi TKP sampai setelah lokasi sebanyak 12. Selain itu juga sudah dilakukan traffic accident analisis penyidik Polres Minahasa dan Dirlantas,

“Selain pemeriksaan tersebut, juga dilakukan profiling terhadap handphone yang melintas diarea TKP. Melakukan pemeriksaan jajaran yang menerbitkan TNKB dan pembuatan nomor polisi dan bengkel-bengkel perbaikan,” lanjut Dia.

Dari rentetan upaya yang dilakukan oleh Kepolisian, masih disimpulkan bahwa masih belum mendapat petunjuk siapa pelakunya

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado, Fransiskus Talokon menegaskan bahwa pihaknya masih akan terus mengawal akan pengusutan kasus ini. Karena ini bisa berimbas pada kinerja jurnalis lainnya, yakni terkait kebebasan pers.

“Kalau kami biarkan, maka ini akan menjadi ancaman bagi Jurnalis lainnya yang bisa menjadi korban dalam kasus serupa,” tegas Fransiskus Talokon.

Oleh karena itu AJI Manado masih akan terus menunggu dan berharap agar keadilan bagi sesama jurnalis ini bisa tercapai. Terlebih bagi keluarga Almarhum Riyo Noor.

Sekedar diketahui bahwa Riyo Noor merupakan Jurnalis Tribun Manado dan anggota AJI Manado. Dia menjadi korban tabrak lari oleh pelaku menggunakan mobil. Sedangkan korban mengendarai sepeda motor.

Kejadian naas itu terjadi 11 Maret 2023 sekitar pukul 05.00 Wita di ruas jalan raya Tompaso, Kabupaten Minahasa. Ketika itu korban hendak dalam perjalanan untuk melakukan peliputan atas penugasan dari redaksi tempat dirinya bekerja.

Usai ditabrak, korban dibiarkan tergeletak di lokasi kejadian. Sedangkan pelaku langsung kabur. Sementara saat itu juga korban dinyatakan telah meninggal dunia. (Rio)

Latest from Same Tags