16 April 2024

Sinarmas MSIG Life Percepat Transformasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

4 mins read
Public Expose 2023 Sinarmas
Public Expose 2023 Sinarmas MSIG Life, Selasa (19/9/2023). (foto: sinarmas)

KANALMETRO – PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (Sinarmas MSIG Life), mencatat pertumbuhan kinerja yang kuat dan berkelanjutan ditengah kondisi ekonomi penuh tantangan sepanjang tahun 2022.

Buktinya, total laba bersih perusahaan ditahun 2022 tumbuh sebesar 398 persen YoY didukung dengan rasio solvabilitas yang kuat mencapai 2.528 persen. Angka itu jauh diatas persyaratan minimum regulator sebesar 120 persen.

“Tahun 2022, kami berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan melalui transformasi dan implementasi fase pertama strategi jangka menengah – GREAT 2025 – Grow Sustainable Business – Excellent Services – As Trusted Partner – dengan sukses,” kata Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life, Wianto Chen ketika menyampaikan kinerja perusahaan dalam Public Expose 2023, Selasa (19/9/2023).

Dia menjelaskan bahwa pencapaian tersebut memantapkan langkah melanjutkan strategi fase kedua pada tahun 2023 yang fokus pada pertumbuhan bisnis ritel,

peningkatan profitabilitas dan efisiensi hasil operasional untuk mewujudkan aspirasi menjadi perusahaan asuransi jiwa Jepang nomor satu di Indonesia.

Sedangkan untuk sektor keuangan menguat terlihat dari ekonomi Indonesia yang tumbuh positif dan konsisten tumbuh di atas 5 persen selama 7 kuartal. Literasi masyarakat terhadap asuransi jiwa juga meningkat. Sehingga kondisi ini memberikan prospek yang cerah bagi industri asuransi jiwa.

Meskipun terdapat ketidakpastian ekonomi global serta perubahan beberapa regulasi menjadi tantangan yang harus dihadapi. Perusahaan terus menciptakan momentum pertumbuhan yang sehat dengan strategi yang tepat.

”Perusahaan berhasil menjalankan strategi diversifikasi dan diferensiasi pada kanal distribusi maupun lini usaha. Dari kanal distribusi, pendapatan perusahaan dari keagenan berhasil tumbuh 257 persen secara YoY di tahun 2022, mencapai 21 persen dari total pendapatan bisnis baru perusahaan,” tambah Dia.

Herman Sulistyo, Direktur Sinarmas MSIG Life menambahkan bahwa dengan capaian ini, kanal distribusi keagenan bisa menjadi tulang punggung

bisnis perusahaan bersama dengan kanal bancassurance. Sementara itu, sepanjang semester 1 tahun 2023. Kontribusi yang berasal dari premi reguler sebesar 61 persen, sejalan dengan strategi perusahaan untuk tumbuh berkelanjutan.

Keberhasilan ini terjadi berkat inovasi produk menjawab kebutuhan masyarakat yang kian beragam serta layanan digital guna meningkatkan kualitas pelayanan nasabah, yang dihadirkan sepanjang 2022 – 2023.

“Secara keseluruhan, perusahaan telah melakukan digitalisasi terkait peningkatan layanan nasabah. Diantaranya percepatan proses verifikasi E-SPAJ menjadi polis hanya dalam 18 menit dan percepatan pemrosesan kode agen hanya 5 menit melalui aplikasi ORION, fitur biometric verification hingga memperbanyak metode pembayaran untuk mempermudah nasabah dalam bertransaksi polis,” ungkap Direktur Sinarmas MSIG Life, Andrew Bain.

Sebagai bagian dari ekosistem kesehatan, Perusahaan juga telah meluncurkan website My Health Risk Score – situs pertama di Indonesia yang dapat memprediksi risiko kesehatan secara personal hanya dalam 3 menit.. Situs ini dapat diakses oleh seluruh masyarakat secara mudah dan gratis.

Seperti yang telah diumumkan pasca Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bulan Juli 2023. PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (Sinarmas MSIG Life) akan melakukan perubahan nama dan logo menjadi PT MSIG Life Indonesia Tbk (MSIG Life) serta alamat Perusahaan.

Hal ini merupakan rencana jangka menengah Perusahaan seiring dengan mayoritas kepemilikan saham Perusahaan oleh Mitsui Sumitomo Insurance Co.,Ltd. (MSI) sejak tahun 2019. Perubahan ini akan dilaksanakan setelah proses dari regulator selesai.

Didukung oleh Mitsui Sumitomo Insurance Co., Ltd. (MS&AD Group) dan berkolaborasi dengan MSIG Indonesia. Perusahaan berkomitmen dalam keberlanjutan Lingkungan Hidup, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) melalui beragam

inisiatif program CSR maupun peningkatan tata Kelola dengan implementasi J-SOX (Japan – Sarbanese Oxley) sebagai instrumen standar dari Jepang untuk pelaksanaan kontrol internal yang ketat dalam pelaporan keuangan.

“Dalam kondisi yang penuh tantangan, perusahaan terus mengakselerasi pertumbuhan berkelanjutan di berbagai pilar. Kami percaya masa depan industri asuransi jiwa masih cerah dan memiliki peluang besar. Industri asuransi jiwa sedang berada di momen yang tepat untuk meningkatkan penetrasi pasar,” pungkas Wianto.

Untuk itu, perusahaan harus jeli menangkap peluang melalui strategi bisnis yang tepat sehingga senantiasa mampu mewujudkan komitmen sebagai Trusted Partner for Life.

Latest from Same Tags