14 July 2024

//

Pasangan Kekasih di Manado Dianiaya Pakai Pisau Dapur dalam Kamar Penginapan

2 mins read
Aniaya Sajam Penginapan Manado
Terduga pelaku usai diamankan tim ROTR Polresta Manado, Rabu (13/3/2024). foto: polrestamanado

KANALMETRO, MANADO – Perempuan M (20-an) dan Lelaki Fatur Ramadhan (18), keduanya merupakan pasangan kekasih asal Kota Manado dianiaya oleh terduga pelaku ORL alias Romel (42) warga Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken saat berada di kamar penginapan, Rabu 13 Maret 2024 dini hari, yakni sekitar pukul 01.30 Wita.

Diketahui, sebelum dianiaya oleh terduga pelaku mengggunakan Sajam jenis pisau dapur, pasangan kekasih itu datang menginap pada salah satu penginapan di Kelurahan Istiqlal, Kecamatan Wenang, Kota Manado.

Ketika berada di penginapan, kedua korban mengaktifkan salah satu aplikasi kencan pada handphone guna mencari tamu yang membutuhkan jasa pelayanan seks. Dan terduga pelaku merupakan tamu yang terjadi kesepakatan diaplikasi untuk mendapat pelayanan.

Namun rupanya saat bertemu, terduga pelaku keberatan dan hendak membatalkan pesananan tersebut. Karena wajah dari korban perempuan M tak sesuai dengan yang dikirim pada aplikasi. Sehingga keduanya terjadi keributan.

Mendengar hal itu, lelaki Fatur yang merupakan warga Kelurahan Lawangirung dengan seorang temannya, Kecamatan Wenang datang ke kamar tempat pacarnya berada bersama terduga pelaku.

Saat itu juga diduga terjadi peristiwa penganiayaan oleh terduga pelaku terhadap kedua korban dengan menggunakan pisau dapur. Perempuan M digorok pada bagian leher, sedangkan lelaki Fatur ditikam berulang kali pada bagian tubuhnya.

Usai beraksi, terduga pelaku langsung ambil langkah seribu alias kabur dari lokasi kejadian. Sedangkan kedua korban di bawa ke Rumah Sakit untuk mendapat perawatan medis atas apa yang mereka alami.

Kapolresta Manado, Kombes Pol Julianto P Sirait SIK melalui Kasat Reskrim, Kompol May Diana Sitepu SIK mengatakan bahwa tak lama setelah kejadian. Terduga pelaku berhasil diamankan tim Delta Resmob On The Road (ROTR) Polresta Manado saat sedang berada di rumahnya.

Dia menjelaskan bahwa kondisi kedua korban saat ini masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit. Bahkan korban perempuan M belum bisa diambil keterangan karena masih dalam kondisi kritis.

“Modus kejadian disengaja. Itu karena terduga pelaku tak terima wajah korban yang tak sesuai dengan diaplikasi,” pungkas Dia.

Selain itu Dia juga mengatakan bahwa kini terduga pelaku yang merupakan seorang nelayan sudah berada di Polresta Manado untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Reporter: Roni Sepang
Editor: Fransiskus Talokon

Latest from Same Tags