KANALMETRO, MANADO – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menjalan kerja sama strategis dengan PT Word Innovative Telecomunications (OPPO Indonesia).
Hal itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di auditorium Polimdo, Jumat 13 Maret 2026.
Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa Polimdo untuk mendapatkan pengalaman praktis, magang, hingga penyerapan tenaga kerja di OPPO Indonesia, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Direktur Polimdo, Dra Maryke Alelo MBA menegaskan bahwa sejak berdiri sekitar 30 tahun silam, institusi ini tetap teguh memegang filosofi link and match antara dunia pendidikan dan industri. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap lulusan Polimdo terserap secara optimal di pasar kerja.
“Kami mempersiapkan anak-anak Polimdo untuk menjadi pekerja profesional di industri. Pada masanya, kita memang menyadari adanya kekurangan tenaga kerja di level medium,” ungkap Maryke Alelo
Dia juga menyoroti fenomena kesenjangan kompetensi yang sering terjadi di dunia pendidikan. Dia menilai, pendidikan tinggi terkadang terlalu kaya akan konsep namun minim kemampuan praktis, sementara pendidikan tingkat menengah seringkali kompetensinya belum memenuhi standar industri tertentu. Di sinilah Polimdo hadir untuk mengisi celah tersebut.
“Polimdo dibangun agar mahasiswa yang menempuh pendidikan di sini benar-benar mengetahui dan mengenal di industri mana mereka akan bekerja nantinya,” tambahnya.
Selain penguatan aspek teknis, Dia juga memberikan pesan motivasi yang mendalam terkait pengembangan karakter mahasiswa. Ia menekankan bahwa tantangan terbesar di dunia profesional bukan sekadar persaingan eksternal, melainkan mentalitas individu.
“Musuh terbesar adalah diri sendiri. Kita harus mampu mengalahkan kemalasan, emosi dan egoisme agar bisa berdiri di kaki sendiri,” tegasnya.
Menutup arahannya, Maryke kembali mengingatkan bahwa sebagai institusi vokasi, keberadaan Polimdo tidak dapat dipisahkan dari peran industri sebagai pengguna lulusan.
“Polimdo harus bekerja sama dengan industri agar mahasiswa tahu ke mana arah pendidikan mereka. Singkatnya, Polimdo ada karena harus memenuhi kebutuhan industri,” pungkasnya.
Acara penandatanganan MoU ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan Polimdo diantaranya Juliet Makingung SE MSi selaku Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Koordinator Humas Ivoletti Walukow serta para dosen dan civitas akademika lainnya.
Source: https://polimdo.ac.id/

