22 July 2024

Peace Train Indonesia 11 Live In di Dusun Toleransi

Hari kedua pelaksanaan Peace Train Indonesia 11 di Temanggung, Sabtu (16/1/2021). Para peserta mengikuti kegiatan Live In di Dusun Krecek yang terkenal dengan toleransinya.

Para peserta mengunjungi tempat ibadah yang ada disana serta kantor PCNU Temanggung. Sejumlah tempat ibadah yang didatangi seperti Gereja Katolik St Yusuf, Klenteng Budha Cahaya Sakti serta Kalisat Sapto Dharma Penghayat kepercayaan.

Malam harinya ditutup dengan malam Budaya Nusantara Sarasehan bersama FKUB dan bedah buku ‘Ngaji Toleransi’ oleh Ahmad Syarif Yahya atau biasa akrab disapa Gus Yahya yang juga anggota DPRD Temanggung.

“Agama di dusun ini bukan nomor 1, melainkan kemanusiaan yang utama. Mudah-mudahan apa yang kalian baik disini bisa menjadi contoh,” kata Sukoyo salah satu sesepuh dusun Krecek.

Turut hadir dalam acara malam budaya Rektor Universitas Salendra , Kepala Desa Ngetas Dwiyanto, Letnan Dua Sulistio dari Koramil Kaloran, Bhabinkamtibmas Ngetas, unsur FKUB Romo Ibnu Fajar Muhammad, Pdt Frangky Tampubolon (ICRP), Pdt Jimmy, Ustad Ahmad Nurcholish.

Tak lupa kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.(***)