14 July 2024

Sekdakot dalam paripurna DPRD Tomohon

Ranperda APBDP Tomohon 2022 Dikebut

KANALMETRO, TOMOHON – Wali Kota Tomohon yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Edwin Roring menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon, Rabu (14/9/2022).

Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon ini dalam rangka Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kota Tomohon Tahun Anggaran 2022, Pemandangan Umum Fraksi-fraksi Terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD Kota Tomohon Tahun Anggaran 2022 dan Tanggapan Walikota Terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi mengenai Ranperda tentang Perubahan APBD Kota Tomohon Tahun Anggaran 2022.

Melalui sambutan Walikota Tomohon yang dibacakan Sekot Tomohon menyampaikan dasar perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah sebagaimana yang diamanatkan pada pasal 161 peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.

“Laporan realisasi semester pertama APBD sebagaimana dimaksud dalam pasal 160 menjadi dasar perubahan APBD. Berdasarkan aturan yang melandasi perubahan sebagaimana tersebut maka pemerintah kota Tomohon telah menyusun rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2022 dengan kebijakan penganggaran diarahkan sesuai dengan perkembangan keuangan nasional dan prioritas pembangunan sesuai dengan perubahan RKPD dan perubahan KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2022,” terang Roring.

Perubahan postur dan rincian APBN sehingga pemerintah kota tomohon juga harus  menyesuaikan postur dan rincian APBD.

“Secara umum saya sampaikan postur perubahan APBD kota Tomohon tahun anggaran 2022, antara lain pendapatan daerah sebelum perubahan sebesar Rp. 597.388.995.698, mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp. 611.301.597.183, Belanja daerah sebelum perubahan  sebesar Rp. 671.114.434.568, mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp. 767.886.675.473,” urai Roring.

Sedangkan dalam komponen pembiayaan netto sebelum perubahan sebesar Rp.73.725.438.870, mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp. 156.585.078.290.

“Dengan penjelasan yang disampaikan ini, maka kami berharap akan dapat dijadikan sebagai bahan atau tambahan informasi dalam melakukan pembahasan terhadap rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2022 yang telah kami sampaikan, sehingga pembahasannya dapat dilakukan secara objektif, efektif, efisien dan ekonomis serta transparan dan akuntabel. Sejalan dengan itu kami mengharapkan kiranya dalam pembahasan rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2022 ini tetap dilakukan dengan semangat kekeluargaan dan kebersamaan serta berpedoman kepada ketentuan yang berlaku,” harapnya.

selanjutnya pihaknya juga berharap bahwa rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2022 yang disusun ini hendaknya dibahas dengan menerapkan prinsip-prinsip skala prioritas, prinsip efisiensi dan juga berorientasi kepada publik serta mempertimbangkan azaz manfaat, azaz kepatutan dan kewajaran yang dapat dipahami dan diterima masyarakat.