22 July 2024

Sikap Sulut United Setelah Owners Meeting Liga 2: Konsisten Lanjut

KANALMETRO, JAKARTA – Polemik pemberhentian Liga 2 dan Liga 3 Indonesia sudah sampai ditahapan Owners Meeting. Setelah sebelumnya bertemu dengan Menpora Zainudin Amali, para pemilik dan manejemen klub liga 2 melakukan rapat tertutup pada Selasa (24/1/2023) malam

Dalama rapat tersebut sudah ada keputusan dimana Liga akan dilanjutkan pada Februari nanti. Tetapi keputusan ini dikembalikan kepada induk organisasi sepakbola yaitu Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai pemegang keputusan tertinggi

Ini sikap Sulut United terhadap putusan Owner Meeting melalui Laison Media Officer Sulut United

“Pada dasarnya Sulut United tetap konsisten dengan keinginan untuk kelanjutan Liga 2 2022/2023 segera digulirkan. CEO Sulut United memberikan pendapatnya pada saat Owner’s Meeting dengan PT. LIB kemarin dimana klub mengajukan opsi kelanjutan dengan sistem bubble dengan modifikasi waktu pelaksanaan yang efisien, pertimbangan utamanya adalah mepetnya waktu kompetisi, libur puasa dan lebaran, serta agenda Piala Dunia U20 dimana kalender kompetisi akan menjadi tidak efektif jika digelar secara home and away. Namun demikian, jadwal bubble nantinya juga harus realistis bagi klub peserta dan tidak terlalu mepet dengan jadwal musim berikutnya.

Sulut United meminta diputuskan segera kejelasan kompetisi dan opsi yang dipilih, setelah berdiskusi dengan klub-klub yang ingin melanjutkan Liga 2 dengan PT. LIB dan PSSI, dimana hasil rapat semalam akan disampaikan lebih lanjut ke Komite Eksekutif PSSI, dimana sebelumnya PT. LIB menarik kembali keputusan dengan agar Liga 2 dihentikan. Dalam opsi yang ditawarkan oleh PT. LIB, klub diminta untuk melakukan persiapan di musim kompetisi baru dan akan ada penambahan kontribusi untuk klub peserta Liga 2. Namun, opsi itu tidak disetujui oleh sebagian klub-klub yang ingin Liga 2 dilanjutkan, dengan alasan keputusan memberhentikan Liga 2 musim 22/23 tidak mendasar dan mencederai sporting merrit.”

Beritkut daftar tim yang menerima

Bekasi FC, Gresik United Persela Lamongan, Persewar, Persiba Balikpapan, Persipal Palu, Persipura Jayapura, Sulut United PSIM Yogyakarta, Semen Padang Persijap Jepara, Karo United, Nusantara United, PSCS Cilacap PSMS Medan,

Berikut daftar tim yang Menolak:  Kalteng Putra, Persikat Tegal, Persikab Kabupaten Bandung, Persipa Pati, PSKC Cimahi, PSDS Deli Serdang, Putra Delta (PDS), Deltras PSPS Riau PSBS Biak memilih untuk netral, sedangkan Sriwijaya FC dan Persiraja Aceh tidak hadir sehingga tidak bisa memberi sikap.