Cuaca Ekstrim Terus Landa Sangihe, Aktivitas Pelayaran Tak Diijinkan

1 min read

SANGIHE – Lantaran cuaca ekstrim terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe membuat aktivitas pelayaran tak diijinkan oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas IIB Tahuna.

Pelaksana Harian (Plh) KUPP Kelas IIB Tahuna Leonard Liput mengatakan tak dikeluarkan Surat Perintah Berlayar (SPB) bagi kapal perikanan maupun pelayaran ke Manado lantara mengacu pada informasi soal cuaca dari Badan Metereolgi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Keputusan ini sangat beralasan, yakni demi keamanan bersama dan keselamatan nelayan saat melakukan aktifitas di tengah laut,” jelasnya, Senin (18/1/2021).

Dikatakannya juga untuk nelayan tak diijinkan karena gelombang laut masih tinggi. Sehingga hanya dikhususkan bagi kapal- kapal yang bertonase kotor besar, yakni diatas 500 bisa dikeluarkan SPB.

Dijelaskannya pula sesuai prediksi BMKG jika gelombang laut setingga tinggi 1,5 sampai 2 meter masih terjadi di laut Sangihe sehingga harus ada kewaspadaan bersama. Apalagi diprediksi akan masih terus terjadi hingga beberapa hari kedepan.

Fadli Haribae nelayan asal Tidore kondisi cuaca saat ini membuat kapal dan perahu mengalami kerusakan. Sehingga dirinya berharap instansi terkait membangun tambatan perahu.

Dirinya pun mengaku sudah sekitar empat hari tak melaut untuk mencari nafkah keluarga.(iwan)

Latest from Same Tags