/

JWS Gabung Golkar, Siap Bertarung di Pilkada 2024

4 mins read
JWS memantapkan sikap politiknya yakni bergabung dengan Partai Golkar. (foto ist)

MINAHASA – Jantje Wowiling Sajow (JWS) resmi gabung bersama Partai Golkar (PG). Bahkan mantan Bupati Minahasa ini langsung masuk dalam struktur dengan menjadi salah satu Wakil Ketua di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I PG Sulut.

Hal itupun jelas tercantum dalam Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PG nomor 402/ DPP/GOLKAR/IV/2021, tertanggal 14 April 2021 yang ditanda tangani Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewijk Paulus.  Masuknya JWS dalam skuad kepengurusan pun atas dasar usulan Christiany Eugenia Paruntu (CEP) selaku Ketua DPD I PG Sulut.

Dan ketika ditanya soal langkah JWS gabung Golkar, hal itu tak ditapiknya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (7/5/2021).

JWS mengatakan jika dirinya gabung di Golkar dalam struktur sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu. Dimana tugasnya adalah mendesain strategi pemenangan Pilpres, Pemilu Legislatif dan Pilkada serentak tahun 2024.

Politisi yang pernah terjun di dunia birokrasi ini pun mengaku jika kepercayaan yang diberikan kepadanya tak bisa ditolak. Karena prinsipnya sebagai seorang politisi, selama masih bernapas tak akan berhenti bicara politik. Apalagi dirinya sudah sangat kenal budaya PG.

Bahkan JWS mengaku jika layaknya setiap politisi, maka dirinya pun pun tentu memiliki target politik seperti maju kembali dalam perhelatan Pilkada Minahasa tahun 2024 mendatang. Namun tentu dirinya harus menghormati setiap mekanisme di PG seperti survey.

JWS dalam kampanye CEP- Sehan di Pilkada Sulut tahun 2020 . (foto ist)

“Kalau surveynya bagus, yah maju, tapi kalau dirasa tidak lagi didukung rakyat, tentu akan berpikir dua kali. Karena target PG adalah harus merebut kembali Minahasa,” tambahnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Namun dikatakannya jika memang survey tak baik, maka dirinya tidak akan maju bertarung di Pilkada nanti. Karena siapa pun yang diusung PG tak masalah baginya, yang penting menang.

Apalagi melihat hasil di Pilkada 2020, JWS menilai jika Golkar adalah partai yang sudah mengakar dan masih banyak pencintanya. Namun kala itu calon PG yakni CEP – Sehan kalah karena tanpa rupiah.

“Dulu berjuang bersama PDIP karena posisi sebagai ketua DPC yang tentu harus punya komitmen, walaupun tidak dibutuhkan lagi. Tetapi karena masih melekat sebagai Ketua maka harus kerjakan tugas partai. Dan setelah ada pergantian, tanggung jawab partai tidak ada lagi. Apalagi di lingkungan partai sudah berubah dan menganggap apa yang saya lakukan selama jadi Bupati Minahasa tidak dianggap sebagai prestasi. Termasuk ada suara-suara sumbang di strukrur partai dan Olly Dondokambey Center (ODC) terkait kinerja saya yang katanya tidak urus partai dan tak memiliki secretariat. Masih banyak hal lain yang perlu diceritakan lagi karena sudah lewat,” kata JWS.

Dirinya pun pun menilai itu adalah trik politik untuk gagalkan dirinya. Meski demikian, JWS mengaku salut dengan PDIP karena karena memiliki komitmen, nasionali, kebangsaan dan NKRI harga mati meski dirinya tak mungkin bisa bertahan didalam partai berlambang banteng moncong putih itu.

Meski sebagai Ketua DPC yang tak diusung sebagai Calon, JWS tetap menunjukan sikap politik yang berbesar hati dengan menghantar pasangan ROR-RD ketika mendaftar di KPU Minahasa dalam Pilkada tahun 2018. (foto ist)

“Era demokrasi sekarang bukan jamannya lagi alergi atau fanatik warna. Saya pun memahami bahwa dulu di Minahasa basis dan sampai sekarang masih tetap cinta Golkar. Namun hanya karena tekanan birokrasi sehingga sekarang menjadi lain,” tambahnya.

Sehingga dikatakannya bahwa ini menjadi momentum dan peluang untuk membangunkan militan serta memenangkan kembali PG, termasuk di Minahasa.

“Politik bukan cuma soal posisi atau jabatan, tapi soal perasaan. Kalau sudah tidak nyaman dan diterima lagi. Meski jabatan bagus, tinggal tunggu waktu yang menentukan dan pasti semuanya akan berakhir,” pungkas JWS menjawab soal peluangnya duduk di kursi DPR RI karena masuk daftar Pergantian Antar Waktu (PAW) dari PDIP. (kelly)

Baca juga: Kamasi Terpilih Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa

Latest from Same Tags