Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung mengikuti upacara memperingati Hari Lahir Pancasila yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo secara virtual melalui konferensi video, 1 Juni 2021.

Dalam upacara virtual yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Minut, tampak dihadiri Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven Kandow dan Sekprov Edwin Silangen serta Wali Kota Manado Andre Angouw yang didampingi Wakil Walikota Ricard Sualang beserta seluruh Forkopimda Provinsi Sulut, tokoh adat dan tokoh agama.

Presiden mengajak seluruh aparat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pendidik, kaum profesional, generasi muda Indonesia, dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan.
Sementara, Gubernur OD mengatakan, Hari lahir Pancasila 1 Juni ditetapkan sebagai hari nasional sehingga wajib untuk diperingati, dan kita harus bersyukur meskipun hari libur ini kita wajib memperingati karena sudah jelas Pancasila adalah sebagai dasar dan pedoman bangsa.

Pasca upacara Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melanjutkan acara pencanangan Gerakan Nasional Bumi Revolusi Mental di Minahasa Utara (Minut). Kegiatan yang digelar di halaman kantor bupati tersebut, sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni.
Bupati Joune Ganda menjadi pembina apel yang dihadiri jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat Minut.

“Kebanggaan karena ini yang pertama kali di Indonesia, diusulkan di Kemenko PMK. Rencananya juga tanggal 9 kita diundang Pak Menko PMK untuk datang beraudiensi dan akan membicarakan langkah-langkah nyata apa yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam kita menerapkan Kabupaten Minahasa Utara sebagai Kabupaten Bumi Revolusi Mental,” ujar Bupati.

“Pertama kita mulai dengan hal-hal kecil ketertiban, disiplin, kebersihan, toleransi antar umat beragama, itu juga merupakan penilaian dari Kabupaten Minahasa Utara untuk Bumi Revolusi Mental, ini juga merupakan suatu upaya, kami juga Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kita akan menyampaikan mulai dari Kecamatan pasang baliho dan sampai ke Desa, upaya-upaya apa yang dilakukan dalam Kabupaten Bumi Revolusi Mental,” sambungnya.

Kemudian pada 27-30 Oktober nanti, kegiatan Bumi Revolusi Mental Indonesia akan dipusatkan di Kabupaten Minahasa Utara, ini suatu kebanggaan bagi kita dan kita masih punya cukup waktu kita berbenah, Pemprov juga melihat perubahan-perubahan yang ada di Kabupaten Minahasa Utara,” tutupnya.(advetorial)

