14 April 2024

IRT Sangihe Dapati Anaknya Gantung Diri di Kamar

2 mins read
Mahasiswi Minsel
Ilustrasi Gantung diri (ist)

KANALMETRO, SANGIHE – Lelaki OL (29) warga Kampung Gunung, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe dilaporkan ditemukan dalam keadaan tewas karena melakukan gantung diri di kamar, Selasa (22/6/2021) subuh sekitar pukul 05.30 Wita.

Diperoleh informasi, lelaki yang juga seharinya sebagai perangkat kampung setempat ditemukan tergantung menggunakan tali nilon sepanjang sekitar dua meter yang dililitkan di lehernya.

Informasi diperoleh bahwa berdasarkan keterangan ibu OL yakni perempuan Esther Dumingan bahwa malam sebelumnya sekitar pukul 21.00 Wita, diketahui anaknya masuk tidur setelah pulang menjenguk orang sakit di Tahuna.

Sekitar pukul 05:15, Esther bangun dari tidur dan melihat korban tidak berada di dalam kamarnya. Sehingga saksi dicarinya di beberapa rumah tetangga mereka namun tidak ditemukan.

Nah ketika pukul 05:30 Wita saat akan mengambil pakaian kotor di dalam kamar muka. Saat itu posisi pintu tertutup dan ketika dibuka langsung terkejut melihat korban sudah tergantung.

Dimana tali nilon yang dililitkan di lehernya diikat pada balok plafon kamar. Seketika itu juga IRT itu langsung berteriak meminta tolong.

Lokasi ditemukan lelaki Sangihe melakukan gantung diri

Teriakan sang ibu didengar lelaki Franki Lumondo yang merupakan Kakak korban. Dirinya datang dan melihat kondisi adiknya, langsung mengambil sebilah pisau untuk memotong tali sehingga korban terlepas.

Namun diceritakannya bahwa diketahui korban sudah berada di kamar dan sempat menyampaikan jika dirinya akan tidur. Kamar keduanya pun bersebelahan.

Dirinya mendengar teriakan ibu mereka ketika sedang berada di luar rumah untuk pergi mencari signal telepon selular.

Kapolsek Tabukan Tengah AKP Jopy Hehakaya ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar ada penemuan mayat diduga bunuh diri dan setelah mendapat laporan kami langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP serta berkoordinasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas Kuma,” tukas Hehakaya.

Menurutnya, pihak keluarga yang diwakili istri korban Nolvia Samade menolak untuk dilakukan otopsi karena menyakini jika OL tewas karena melakukan aksi gantung diri.

Latest from Same Tags