KANALMETRO, TOMOHON – Dalam menuju dan mewujudkan Tomohon sebagai Kota Sehat dalam meraih penghargaan Swasti Saba, tim dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes)dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mulai melakukan verifikasi, Jumat (8/10/2021).
Wakil Walikota Wenny Lumentut dihadapan tim verifikasi mengatakan Tomohon memiliki label khusus sebagai Kota Pendidikan dan Religius.
Sehingga pemerintah pun berupaya semaksimal mungkin menjaga masyarakat sehat lahir batin, jasmani dan rohani.
“Tomohon merupakan pusat keagamaan dengan berbagai denominasi agama, hal itu menciptakan toleransi yang amat tinggi,” tambah Lumentut.
Dikatakannya pula bahwa Kota sehat adalah suatu kondisi Kota yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduk. Hal itu dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan terintegrasi yang disepakati masyarakat dan pemerintah daerah.
Penyelenggaraan Kota sehat adalah berbagai kegiatan untuk mewujudkan Kota sehat melalui pemberdayaan masyarakat melalui forum yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten/Kota.
Tahun 2013 Tomohon sudah berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Padapa, 2015 Swasti Saba Wiwerda, 2017 Swasti Saba Wistara serta 2019 Swasti Saba Wistara kedua.
“Untuk tahun ini kita akan berusaha mempersiapkan untuk penilaian /verifikasi Wistara ketiga, sehingga diharapkan peran serta dari lintas Perangkat Daerah dan seluruh masyarakat Tomohon dalam menuju Kota Sehat,” kata Lumentut.
Sejumlah lokasi yang didapati tim verifikasi diantaranya beberapa sekolah, Puskesmas, Kantor Pemerintahan, lokasi wisata maupun area publik lainnya.
Wakil Ketua DPRD Erens Kereh, Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Edwin Roring, Kepala Biro Kesra Setdaprov Sulut Freddy Kaligis serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon ikut menyambut tim yang dipimpin Donald Simanjuntak.

