KANALMETRO, TOMOHON – Pembangunan Rumah Susun (Rusun) di Seminari Menengah St Fransiskus Xaverius Kakaskasen, Tomohon resmi dimulai.
Dimulainya pembangunan itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Uskup Manado Mgr Estephanus Rolly Untu MSC bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Walikota Caroll Senduk dan Wakil Walikota Wenny Lumentut, Senin (20/12/2021).
Dondokambey yang mewakili Dirjen Perumahan Kementerian PUPR berharap pembangunan rusun itu dapat memenuhi kebutuhan tempat tinggal di lingkungan Seminari Menengah St Fransiskus Xaverius Kakaskasen serta dapat meningkatkan moril dan kekeluargaan para siswa.
Menurutnya, pembangunan rusun ini adalah upaya pemerintah untuk memenuhi penyediaan perumahan layak huni yang merupakan salah satu kebijakan langsung dari Presiden Joko Widodo.
Dikatakannya pula bahwa pembangunan rusun itu memiliki satu tower, terdiri dari tiga lantai dengan jumlah hunian 43 unit berukuran 24 meter persegi.
Sedangkan fasilitasnya meliputi kamar mandi dan WC serta ruang serbaguna dua unit di lantai dasar. Bangunan menggunakan struktur konvensional sehingga lebih cepat dibangun dengan mutu yang lebih baik.
“Direncanakan target selesai 240 hari kalender, penyedia jasa dari PT Relis Sapindo Utama dan jasa konsuktan PT Buana Rekayasa Adhigana KSO CV Fatek Emgineering Consultant,” jelas Gubernur.
Dikatakannya pula bahwa Pemprov Sulut selalu dan terus konsisten menjadikan pengembangan kualitas SDM sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah.
Pelaksanaan peletakan batu pertama diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin langsung Uskup Manado sekaligus melakukan percikan air kudus sebagai tanda pemberkatan awal pembangunan.
Ikut hadir Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Asiano Gamy Kawatu, Rektor Seminari Kakaskasen Pastor Ignatius Hadi Untu Pr, Kepala Balai Pelaksana Penyedia Perumahan Sulawesi I Reky Lahope serta sejumlah pejabat lainnya.

