KANALMETRO, TOMOHON – Polres Tomohon menyiapkan 283 personel untuk amankan perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Bukan hanya personel Polres, namun akan didukung juga dari unsur TNI dan Pemkot untuk amankan Natal dan Tahun Baru,” kata Kapolres Tomohon AKBP Yuli Kurnianto SIK usai pelaksanaan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Lilin Samrat tahun 2021, Kamis (23/12/2021).
Dimana menurut Kapolres, apel gelar pasukan itu bertujuan untuk melihat kesiapan, baik Personil maupun sarana prasarana pendukung yang akan dilibatkan dalam pelaksanaan operasi.
Selain itu dikatakannya jika akan didirikan satu pos terpadu di Kelurahan Kinilow, dua Pos pelayanan di pasar dan pusat kota serta tiga pos pengamanan di Tinoor, Sonder dan Tombariri.
“Operasi akan dilaksanakan selama 10 hari, terhitung mulai (24/12/2021) hingga (2/1/2022),” jelasnya.
Sasaran operasi kali ini adalah pengamanan kegiatan masyarakat menjelang Natal dan Tahun baru, pelaksanaan Ibadah serta pencegahan penyebaran Covid-19.
Oleh karena itu dirinya berharap masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan yang ada. Yakni dengan menerapkan 5M (Menjaga jarak, Memakai masker, Mencuci tangan, Mengurangi mobilitas, Menghindari kerumunan).
Sementara dalam apel gelar pasukan di halaman Mapolres Tomohon, Walikota Caroll Senduk yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) membacakan amanat Kapolri.
Dimana Kapolri memberikan beberapa penekanan yakni soal persiapan mental, fisik serta kesehatan personel yang akan menjalankan tugas operasi. Deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi meresahkan masyarakat.
Selanjutnya tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan, serta antispasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror, dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum Natal 2021 dan perayaan Tahun Baru 2022.
Kapolri juga meminta dalam pelaksanakan pengamanan dilakukan secara profesional dan humanis dengan memberikan pelayanan terbaik.
Melaksanakan penegakkan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindak secara tegas, namun humanis pada setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Mantapkan kerja sama, sinergi, soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi. Dan terakhir adalah menjadi teladan bagi keluarga, rekan dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19.
Turut hadir Kajari Fien Ering dan Wakil Ketua DPRD Tomohon Jhonny Runtuwene.

