27 October 2026

/

Perayaan Yubileum 200 Tahun Kongregasi SJMJ di Dunia Diawali dengan Vesper Agung

2 mins read
Jubileum 200 Tahun Kongregasi SJMJ
Uskup Manado ketika memimpin Vesper Agung di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Tomohon (foto komsos kusuma)

KANALMETRO, TOMOHON – Jumat (29/7/2022), merupakan perayaan puncak Yubileum 200 Tahun Kongregasi Sisters Jesus Mary Joseph (SJMJ) di Dunia yang akan diselenggarakan di Kota Tomohon.

Dan untuk mengawali perayaan Yubileum 200 Tahun Kongregasi Suster SJMJ di Dunia, dilaksanakan Vesper Agung pada Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Tomohon, Kamis (28/7/2022).

Vesper Agung itu dipimpin langsung Uskup Keuskupan Manado, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC didampingi diakon Dedianus Pati.

Sr Monica Suparlan SJMJ selaku ketua panitia lokal mengatakan, Vesper Agung itu merupakan tradisi Gereja Katolik sebelum perayaan puncak diadakan.

“Perayaan ini dilaksanakan di Tomohon karena sebagai rumah pertama kami. Dimana kongregasi SJMJ masuk ke Indonesia bermula dari sini,” kata Sr Monik.

Dijelaskannya bahwa perayaan puncak akan diawali dengan Misa syukur di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Tomohon. Dan perayaan itu akan dihadiri sekitar 700 undangan serta 150 suster.

Usai Misa dilanjutkan dengan teatrikal perjalanan 200 tahun kongregasi SJMJ. Itu sebagai wujud mengenang sejarah kongregasi. Dan yang akan diperankan oleh para siswa TK hingga SMA serta SMK.

Dirinya berharap momentum 200 tahun ini akan mengembangkan kerasulan yang lebih religius.

“Kiranya harapan kami akan semakin banyak lagi generasi muda yang terpanggil untuk mengabdikan hidup, bukan hanya di YEEMYE. Karena Gereja Katolik masih membutuhkan pelayan-pelayan,” tambahnya.

Sesudah Vesper Agung, Uskup Manado dan seluruuh peserta melanjutkan acara ramah tamah di biara Santo Walterus.

Di lokasi ini dipajangkan begitu banyak foto sejarah perjalanan kongregasi serta sejumlah peralatan zaman dulu yang digunakan oleh para suster, mulai dari alat dapur dan peralatan kantor lainnya.

Di dalam biara tersebut juga terdapat satu ruangan yang telah dijadikan museum. Karena menurut kisah menjadi kamar suster dari zaman Belanda.

Latest from Same Tags