27 October 2026

Raker KBK Keuskupan Manado di Gorontalo Diharapkan Dapat Rumuskan Upaya Tangkal Radikalisme dan Intoleransi

3 mins read
Raker KBK Keuskupan Manado di Gorontalo
Suasana Raker KBK Keuskupan Manado di Gorontalo, Sabtu (25/2/2023). (foto kbk km)

KANALMETRO.COM – Rapat Kerja (Raker) Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado di paroki St Kristoforus Gorontalo diharapkan bisa merumuskan upaya – upaya bagaimana menangkal radikalisme dan intolerasi dengan cara mengembangkan moderasi beragama.

Hal itu disampaikan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Gorontalo  Handoyo Sugiharto ketika membacakan sambutan Penjabat Gubernur, Hamka Hendra Noer ketika membuka pelaksanaan Raker KBK Keuskupan Manado, Sabtu (25/2/2023).

Dia juga mengatakan bahwa masyarakat Gorontalo sangat terbuka dan toleran. Serta mau hidup berdampingan cara damai. Sehingga pelaksanaan Raker tersebut merupakan kehomatan bagi Gorontalo yang dikenal dengan sebutan negeri Serambi Madina.

Bahkan menurut Dia jika kelompok solidaritas yang merupakan kegiatan lintas agama dan golongan telah lama mampu membangun interaksi positif tanpa melihat suku, agama maupun golongan.

Sedangkan Edwin Kindangen selaku Staf Ahli Gubernur Sulut Bidang Pembangunan saat membacakan sambutan Gubernur Olly Dondokambey berharap Raker tersebut mampu memperkokoh tekad dan komitmen terhadap pembangunan bangsa yang dijalankan pemerintah.

Sementara itu Pastor Moderator KBK Keuskupan Manado, Damianus Yamko Allo Pr dalam khutbah dimisa pembukaan mengingatkan kepada seluruh anggota agar dapat memaknai saling kerja sama satu dengan yang lain.

Karena dalam mencapai cita – cita bersama harus mempererat persekutuan dengan saling menunjang dan melengkapi. Apalagi menurut Dia tidak ada orang yang sempurna.

“Betapa damai dan tenteram bila kita saling menerima kelebihan serta kelemahan masing,” kata Dia yang didampingi Pastor Revi Tanod Pr dan Pastor Ronny Singal Pr.

Bukan saja itu, Pastor Allo mengajak kepada para KBK agar harus memberi diri untuk karya pelayanan, tanpa adanya sesuatu yang diharapkan. Dan tentunya pula agar dapat saling mendukung, menjadi garam dan terang dalam satu semangat Pro Familia, Ecclesia et Patria atau bagi Keluarga, Gereja dan Bangsa.

Sementara dalam Raker itu diputuskan sejumlah hal. Seperti pelaksanaan Raker tahun 2025 yang akan bertempat Paroki Santu Paulus Palu. Sedangkan untuk  tuan rumah Konferensi dan Pertemuan Raya tahun 2026 ada 6 Paroki yang menyatakan kesiapan.

6 Paroki itu yakni Guaan, Laikit, Fransiskus Xaverius Kakaskasen, Yohanes Kornelius Lotta, Pineleng dan Gorontalo. Namun nantinya pengurus KBK Keuskupan Manado akan melakukan verifikasi sebelum pengambilan keputusan.

Hal lain yang diputuskan dalam Raker tersebut yakni terkait petunjuk teknis seluruh lomba seni dan budaya pada Pertemuan Raya nantinya akan mengacu pada aturan baku Pesparani.

Peserta Raker tersebut adalah pengurus KBK Keuskupan Manado, tingkat Kevikepan serta Paroki.

Latest from Same Tags