29 May 2024

Kunker di Tomohon, Irjen Kementan Datangi SLB Paulus

3 mins read
Kunker Tomohon Irjen Kementan
Wali Kota menyerahkan cenderamata kepada Irjen Kementan ketika Kunker di Tomohon, Jumat (30/6/2023). (foto; pemkot tomohon)

KANALMETRO, TOMOHON – Jumat (30/6/2023), Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, Jan S Maringka melakukan kunjugan kerja (Kunker) di Kota Tomohon.

Dalam kunker ke Tomohon, Irjen Kementan RI ini mendatangi Sekolah Luar Biasa (SLB) Paulus guna menjalankan program bersama Fakultas Pertanian Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT).

Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam rangka mendukung pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon adalah program Marijo Batanam.

Karena itu merupakan program untuk penguatan kemandirian dan ketahanan pangan. Dan Pemkot terus mengajak para petani serta masyarakat benar-benar menyukseskan program tersebut. Karena program menanam bahan pangan pokok bagian dari upaya pemerintah dalam mengatasi krisis pangan.

“Melalui instansi terkait akan terus mendorong dan memfasilitasi agar petani serta masyarakat terus menanam sehingga diharapkan ketersediaan pangan di Tomohon terus terjaga,” jelas Caroll Senduk.

Selain itu Dia mengatakan bahwa berbagai upaya juga lewat kegiatan-kegiatan instansi terkait, terus didorong untuk menjaga ketahanan pangan di kota Tomohon.

“Sinergi dan komitmen bersama yang diciptakan antara Pemkot Tomohon dan Kementan dalam hal ini Inspektorat dalam melaksanakan kebijakan pengawasan kegiatan dibidang ketahanan pangan. Diharapkan mampu mewujudkan ketahanan pangan, mewujudkan pembangunan pertanian tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran untuk turut menyukseskan ketahanan pangan nasional,” tambah Dia.

Pemkot Tomohon pun akan terus berpartisipasi dan memberikan kontribusi nyata dalam program ketahanan pangan. Diantaranya dengan melindungi lahan pangan berkelanjutan dari alih fungsi lewat LP2B dan terus mendorong serta memfasilitasi berbagai kegiatan yang tujuannya untuk ketahanan pangan.

Sementara itu Jan S Maringka mengatakan bahwa Pemerintah RI dalam hal ini Kementan RI bukan asal-asalan memberikan penghargaan kepada kepala daerah.

“Pemerintah bukan semaunya memberikan penghargaan. Artinya pertama diusulkan, kemudian ada klarifikasi berikutnya. Kementan secara khusus memberikan jaminan bahwa penghargaan ini tidak asal diberikan. Pemberian penghargaan sudah dilakukan penelitian terlebih dahulu sebelum disetujui untuk diberikan,” kata Dia.

Putra asli Minahasa Tenggara ini juga menjelaskan kegiatan Hortikultura, Tomohon sudah dikatakan sebagai bunga. Karena bukan hanya tingkat lokal, namun sudah di tingkat nasional bahkan di tingkat internasional.

“Marilah kita semuanya untuk mendukung prestasi Kota Tomohon sebagai Kota Bunga,” tukas Dia.

Hadir juga Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua Angelica Tengker, Ketua TP-PKK Tomohon drg Jeand’arc Senduk-Karundeng, Ketua Tim Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Dr Aldjon Dapa MPd, Kepala SLB Paulus Henny Kiriweno, Jajaran Kementan dan Pemkot.

Latest from Same Tags