14 April 2024

Ranperbup RDTR Kawasan Danau Tondano Disosialisasikan Sebagai Upaya Penyelamatan

1 min read
Ranperbup Danau Tondano
Sekda Minahasa membuka sosilisasi Ranperbup RDTR Danau Tondano, Kamis (14/9/2023). KM-Kelly

KANALMETRO, MINAHASA – Kamis (14/9/2023), Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Minahasa tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Danau Tondano.

Sosialisasi Ranperbup RDTR yang dilaksanakan di Yama Resort diberikan kepada masyarakat di pesisir Danau Tondano.

“Banyak langkah yang telah ditempuh Pemkab Minahasa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah. Salah satunya, mengelola semua potensi yang ada termasuk di dalamnya pengelolaan Kawasan Seputar Danau Tondano,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa, Lynda Wantania ketika membuka sosialisasi tersebut.

Namun menurut Dia yang menjadi persoalan saat ini belum adanya payung hukum mengatur pengelolaan Danau Tondano. Padahal ada banyak sektor yang berkontribusi aktif namun perlu diperhatikan.

Oleh karena itu, agar semua potensi Danau Tondano bisa terpantau dan terarah pengelolaan dan pemanfaatannya. Maka perlu adanya norma – norma, standar -standar dan aturan-aturan yang perlu dipahami masyarakat. Terlebih bagi para Camat, Lurah dan Hukum Tua di seputaran Danau.

Dan dikarenakan telah ada aturan, maka masyarakat tidak boleh lagi sembarang beraktifitas di seputaran Danau karena pengelolaanya nanti harus bedasarkan Ranperbup tersebut.

Dengan harapan nantinya pengelolaan Danau Tondano lebih maksimal berdasarkan payung hukum. Serta bisa menjadi destinasi tujuan pariwisata dan investasi, bukan hanya sebagai tempat persinggahan saja.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Minahasa Daudson Rombon menambahkan bahwa tujuan utama dari Ranperbup itu sebagai langkah penyelamatan Danau Tondano.

Sehingga kedepan masyarakat bisa paham area mana saja yang diperuntukan sebagai lahan agar penggunaannya terkendalikan. Seperti area pemukiman, pariwisata dan pertanian.

Latest from Same Tags