22 July 2024

Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut Sosialisasikan 2 Ranperda

3 mins read
Sosialisasi oleh Ketua DPRD Sulut

Pimpinan dan anggota DPRD Sulut menyosialisasikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Pemuda.

Ranperda yang merupakan inisiatif DPRD ini disosialisasi masing-masing wakil rakyat Sulut sejak 13-31 November kepada masyarakat dengan menghadirkan narasumber.

Seperti yang dilakukan Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen yang menggelar di dua tempat di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Sosialisasi oleh Inggrid Sondakh

Yakni di ruang pertemuan Kantor Sumo Group Kelurahan Tatahadeng Kecamatan Siau Timur dan juga selanjutnya di Kampung Hiung Kecamatan Siau Barat Utara.

Silangen mengatakan, kegiatan ini untuk mengumpulkan usulan dari masyarakat yang terkait dalam ranperda tersebut.

“Pentingnya kegiatan ini untuk mendengarkan usulan-usulan masyarakat seputar Pemberdayaan Kepemudaan yang harus dimasukkan dalam Ranperda. Nah, usulan-usulan tersebut akan menjadi bahan diskusi di DPRD. Sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat lebih merespons kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” ungkap Silangen.

Ditambahkannya, sosialisasi ini juga wujud nyata dari komitmen DPRD untuk mendengarkan dan memperhatikan aspirasi pemuda dan masyarakat.

“Pemberdayaan Kepemudaan adalah kunci bagi masa depan yang lebih cerah. Kami berharap Ranperda ini akan mencerminkan kebutuhan dan harapan generasi muda, serta dapat membantu mereka mencapai potensi terbaik mereka,” tuturnya.

Sosialisasi oleh Toni Supit
Sosialisasi oleh Amir Liputo

Selain Ketua DPRD, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Universitas Manado, yakni Sam Saroinsong, yang memberikan wawasan dan pandangan akademis terkait isu-isu Pemberdayaan Kepemudaan.

Diharapkan kegiatan sosialisasi ini akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemberdayaan Kepemudaan, menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Dijelaskan juga kepemudaan adalah berbagai hal yang berkaitan dengan potensi, tanggung jawab, hak, karakter, kapasitas, aktualisasi diri dan cita-cita pemuda.

Pembangunan kepemudaan, juga kata dia, adalah proses memfasilitasi segala hal yang berkaitan dengan kepemudaan.

Terpantau, legislator dari dapil Kota Manado yakni Arthur Kotambunan, Yongkie Limen, Amir Liputo melakukan hal yang sama di wilayahnya masing-masing.

Di dapil Bitung-Minut, anggota DPRD Sulut Fabian Kaloh menggelar sosialisasi di Kelurahan Pakadoodan, Kota Bitung. Dan legislator Herry Rotinsulu di Kabupaten Minahasa Utara. Wakil Ketua Bapemperda Melky Jakhin Pangemanan juga gelar sosialisasi di Desa Laikit Kecamatan Dimembe.

Sosialisasi oleh Melky Pangemanan
Sosialisasi oleh Fabian Kaloh

Selain Ranperda Kepemudaan, Ranperda Kerukunan Umat Beragama juga disosialisasikan seperti yang dilakukan oleh Tony Supit di Kabupaten Talaud dan Inggrid Sondakh di Kabupaten Minahasa

Toni menjelaskan, kerukunan antar umat beragama adalah keadaan hubungan sesama umat beragama yang dilandasi toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengalaman ajaran agamanya

“Termasuk dengan kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia atau biasa kita sebut NKRI,” tuturnya.

Diketahui, dalam sosialisasi tersebut, pihak sekretariat yang dipimpin Sekretaris dewan Sandra Moniaga, turun langsung di beberapa tempat untuk melakukan monitoring. (advetorial)

Latest from Same Tags