17 January 2026

/

Bantuan Pemkab Minahasa Bagi 675 KK Terdampak Banjir Danau Tondano Mulai Disalurkan

2 mins read
bantuan banjir pemkab minahasa
Bupati Minahasa menyerahhkan bantuan dari Pemkab secara simbolis kepada warga terdampak banjir Danau Tondano, Rabu (25/6/2025). foto: dok pemkab minahasa

KANALMETRO, MINAHASA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa mulai menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak banjir karena luapan air Danau Tondano, Rabu 25 Juni 2025.

Bantuan dari Pemkab bagi 675 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir Danau Tondano diserahkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, Robby Dondokambey – Vanda Sarundajang di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Bencana ini tidak hanya merusak rumah dan lahan pertanian, tapi juga membuat ratusan warga mengungsi,” kata Bupati Minahasa.

Namun Dia mengatakan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Tetapi pihaknya akan terus melanjutkan langkah pemulihan jangka menengah dan panjang, termasuk normalisasi sungai, pemetaan wilayah rawan serta edukasi masyarakat.

“Bantuan ini memang tidak sebanding dengan kerugian yang dialami. Tapi ini adalah bentuk tanggung jawab dan kehadiran nyata pemerintah ditengah masyarakat. Kita harus bangkit bersama, pulih lebih cepat dan membangun Minahasa yang tangguh,” tukas Robby Dondokambey.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Karena salah satu faktor penyebab banjir adalah penyumbatan aliran sungai akibat sampah rumah tangga.

“Mari kita mulai dari hal kecil yakni buang sampah pada tempatnya, kurangi plastik sekali pakai dan jaga aliran air. Karena bencana tidak selalu datang dari alam, tapi juga akibat kelalaian kita sendiri,” kata Bupati Minahasa.

Sehingga Dia juga mengatakan bahwa pentingnya kesadaran kolektif untuk menjaga hutan, sungai dan lingkungan sekitar. Karena kunci dari pemulihan dan ketangguhan daerah adalah kebersamaan.

Sedangkan Kepala BPBD Minahasa, Lona Wattie mengatakan, sebelumnya Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan sebanyak 500 paket sembako serta 400 matras daan selimut.

Dia juga mengatakan bahwa Pemkab Minahasa telah menetapkan dua kali status tanggap darurat, saat ini memasuki fase transisi kemasa pemulihan dari 18 Juni sampai 18 Juli 2025. BPBD Minahasa pun telah menerima dua unit perahu katamaran dan mesin untuk mendukung proses evakuasi serta distribusi bantuan di wilayah terdampak. (advetorial)

Editor: Fransiskus Talokon

Latest from Same Tags