KANALMETRO, MINAHASA – Operasi pencarian terhadap Cardo Dotulong (21) warga Desa Wulurmaatus, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang menjadi korban tenggelam karena perahu terbalik di Danau Tondano berakhir.
Hal itu setelah korban ditemukan oleh warga dengan kondisi sudah meninggal dunia, Kamis 24 Juli 2025 dini hari sekitar pukul 04.00 Wita.
Jasad korban yang tenggelam karena perahu dinaikinya bersama sejumlah teman terbalik di Danau Tondano, ditemukan oleh warga Desa Watumea, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa dalam kondisi mengapung.
Selanjutnya warga besama tim SAR langsung melakukan evakuasi terhadap korban, kemudian di bawa ke Rumah Sakit setempat.
“Dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian ini secara resmi ditutup,” tukas Andre Kembi selaku Komandan tim pencarian dari Basarnas Manado.
Sekedar diketahui bahwa tak lama setelah kejadian, Senin 21 Juli 2025 sore sekitar pukul 17.00 Wita. Basarnas bersama sejumlah instansi dan warga setempat langsung melakukan pencarian.
Korban Cardo Dotulong merupakan salah satu dari tujuh orang yang naik perahu dan terbalik ketika melakukan wisata di Danau Tondano.
Enam orang yang selamat dalam insiden itu yakni Marko Mahirang (17), Stevanus Rarung (25), Valdo Walean (20) dan Valen Sembel (28) mereka adalah warga Desa Wulurmaatus.
Dua orang lainnya yakni Messi Karawan (18) serta Aldi Songkaton (18) warga Desa Tounelet, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa.
Reporter: Kelly Korengkeng
Editor: Fransiskus Talokon

