19 January 2026

/

Kapal LCT Mati Mesin di Perairan Teluk Manado, Enam ABK Dievakuasi Basarnas

1 min read
kapal mati mesin manado
Kondisi kapal LCT Remu Selatan usai mengalami mati mesin di perairan teluk Manado, Senin (27/10/2025). foto: dok basarnas sulut

KANALMETRO, MANADO – Kapal LCT Remu Selatan mengalami mati mesin ketika sedang melintas di perairan Teluk Manado, Senin 27 Oktober 2025 pagi sekitar pukul 05.00 Wita.

Sebelum kejadian, kapal tersebut baru saja bertolak menuju ke Kabupaten Kepulauan Sangihe dari dermaga di Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa.

Namun ketika melintas di perairan teluk Manado, kapal mengalami mati mesin dan diterpa gelombang. Hal itu membuat kapal tidak bisa bergerak, sehingga para Anak Buah Kapal (ABK) langsung melompat ke air.

Usai menerima laporan, tim Rescue dari kantor Basarnas Sulawesi Utara (Sulut) segera turun ke lokasi kejadian dan melakukan operasi SAR.

Enam ABK kapal berhasil dievakuasi oleh tim Rescue yang juga dari berbagai instansi terkait ke Pelabuhan Wisata Megamas Manado dalam keadaan selamat. Kemudian langsung di bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis.

Keenam ABK kapal LCT Remu Selatan yakni Mustakim sebagai Nahkoda, Cris (KKM), Ferry (Koki), Ruslan (Juru Mudi), Wahyudi (Juru Mudi 2) serta Junaidi (Masinis).

“Operasi SAR dinyatakan selesai pada pukul 11.10 Wita. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” kata Kepala Kantor Basarnas Sulut, Geogre Randang.

Dia juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran proses penyelamatan tersebut.

Reporter/Editor: Fransiskus Talokon

Latest from Same Tags