KANALMETRO, SULUT – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Fransiscus Andi Silangen dituding karena disinyalir melakukan intervensi terhadap hasil seleksi Komisi Informasi Publik (KIP) setempat.
“Nama-nama lolos seleksi yang sudah disampaikan adalah terbaik dan tidak benar pimpinan DPRD Sulut merubah atau mengganti. Karena hasil fit and propertest yang disampaikan sudah mencakup keterwakilan etnis,” kata Andi, Rabu (8/3/2023).
Ketua DPRD Sulut juga menegaskan jika seluruh proses seleksi calon anggota KIP Provinsi Sulut sudah berjalan semestinya sesuai dengan aturan dan tidak ada intervensi pihaknya.
“Proses sudah sesuai aturan, jadi tidak benar ada pengubahan hasil,” jelas Dia.
Hal itu disampaikan Silangen guna menepis pernyataan John Dumais, mantan Ketua Komisi 1 DPRD Sulut 2014-2019. Karena Dumais menduga jika Silangen telah mengintervensi hasil seleksi yang telah berjalan sesuai mekanisme. (Rio)

