KANALMETRO, SULUT – Sebanyak 900 ekor ternak babi dari Bali kembali didatangkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat jelang perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang.
Hal ini ditanggapi oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut Billy Lombok di ruang kerjanya, Selasa (29/10/2024)
“Memang tingkat konsumsi daging Babi di Sulut ini tinggi apalagi menjelang Natal dan Tahun baru, ini merupakan langkah yang baik untuk masyarakat dan peternak khususnya mengatasi permintaan yang tinggi pada momentum bilan Desember nanti.” jelas Lombok.
Selain itu, dirinya juga berharap agar pemerintah juga memberikan perhatian untuk bahan pokok uang yang lain.
“Bukan cuma daging babi, saya harap ada oprasi pasar juga nantinya untuk menanggulangi tingginya pembelian,” kata Lombok
900 babi hidup yang terdiri dari 537 ekor jantan dan 363 betina telah dilakukan dengan ketat oleh Badan Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sulut, sehingga bisa dijamin tak ada yang diserang penyakit.
Sejumlah babi itu masuk sejak 25 Oktober lalu melalui jalur transportasi laut entah lewat pelabuhan mana tak diketahui jelas.

