KANALMETRO,MANADO – LP3KD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bergerak cepat menindaklanjuti arahan Gubernur terkait persiapan Pesparani Katolik Nasional IV Tahun 2027. Langkah konkret tersebut ditandai dengan pembentukan Tim Kerja serta penyerahan Surat Tugas kepada para ketua tim pada Sabtu 31 Januari 2026 menyusul pertemuan bersama Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI, LP3KN, serta LP3KD Sulut beberapa waktu lalu.
Pembentukan Tim Kerja ini juga didasari Surat Rekomendasi dari Uskup Keuskupan Manado dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Utara. Itu sebagai bentuk dukungan penuh terhadap Sulut yang ditetapkan sebagai tuan rumah Pesparani Katolik Nasional IV. LP3KD Sulut menilai kesiapan organisasi dan koordinasi lintas lembaga menjadi kunci sukses pelaksanaan agenda nasional tersebut.
Tim Kerja I dipimpin Janny Kopalit dengan fokus pada koordinasi kelembagaan, termasuk Pemerintah Provinsi, LP3KN, Kementerian Agama, Keuskupan Manado serta Pemerintah Kabupaten dan Kota. Juga bertugas menyusun kepanitiaan pelaksana yang melibatkan unsur LP3KD Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kevikepan, serta tokoh-tokoh umat Katolik.
Sementara itu Tim Kerja II diketuai Joudy D Aray dengan mandat utama membentuk tim konsultan dan tim teknis untuk seluruh kategori lomba. Tim ini juga bertanggung jawab menyusun sistem perekrutan pelatih dan peserta, mengkaji kategori lomba yang akan diikuti, serta berkoordinasi dengan LP3KD kabupaten dan kota se Sulut.
Moderator LP3KD Provinsi Sulut, RD Paulus Mentang saat menyerahkan Surat Tugas kepada para ketua tim, menekankan pentingnya percepatan kerja.
“Tim Kerja yang sudah dibentuk harus bekerja cepat. Kita harus melihat gerak cepat, Gubernur Sulawesi Utara yang telah mengeluarkan surat pernyataan kesediaan sebagai Tuan Rumah dan ini luar biasa, begitu juga Uskup Keuskupan Manado dan Kakanwil Kemenag telah mengeluarkan Surat Rekomendasi dukungan untuk mengsukseskan Pesparani Nasional IV,” ujarnya.
Ketua Umum LP3KD Provinsi Sulawesi Utara, Wenny Lumentut turut memberikan pesan tegas kepada seluruh jajaran tim.
“Torang harus sukses penyelenggaraan sebagai tuan rumah, sukses dalam pertanggungjawaban keuangan dan sukses juga sebagai kontingen dengan target sebagai juara umum, siapkan tim teknis dan siapkan peserta lomba yang baik agar bisa menghasilkan yang terbaik,” tegasnya.

