27 October 2026

Final Liga 4 Sulut, Bolsel FC Tunggu Hasil Laga Persma vs Klabat Jaya Sakti

4 mins read
bolsel liga 4 sulut
Menang lawan Persminsel, Bolsel FC masuk laga final Liga 4 Sulut. KM-Wailan

KANALMETRO, MANADO – Bolsel FC merupakan tim pertama yang memastikan masuk dalam laga final Liga 4 Piala Gubernur Sulut tahun 2026 setelah mengalahkan Persminsel dengan skor tipis 2-1 di stadion Klabat Manado, Sabtu 11 April 2026.

Kini, Bolsel FC tinggal menunggu tim lain yang akan dilawan dalam final liga 4 wilayah Sulut nanti yakni pemenang laga antara Persma Manado berhadapan dengan Klabat Jaya Sakti XIII, Minggu 12 April 2026.

Sementara itu dalam babak semifinal antara Bolsel FC vs Persminsel, sejak awal laga kedua tim langsung tampil dengan komposisi terbaik. Bolsel FC mempertahankan formula kemenangan mereka dengan mengandalkan kreativitas lini tengah. Persminsel tetap solid dengan duet Youtje Mewengkang dan Refandi Kiki di lini belakang serta kombinasi lini tengah yang diisi Figo Liud, Viali Paduli, dan Vijai Laurens.

Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dengan kedua tim saling menekan. Namun pengalaman Bolsel FC membuat mereka lebih dominan dalam mengontrol jalannya laga. Serangan dari sisi sayap dan umpan langsung berkali-kali mengancam pertahanan Persminsel.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37. Memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti, Ridho Matulu melepaskan tendangan voli kaki kiri yang tak mampu dibendung kiper Persminsel. Gol tersebut membawa Bolsel FC unggul 1-0 hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan meningkat drastis. Petaka bagi Persminsel datang di awal paruh kedua ketika Refandi Kiki harus meninggalkan lapangan lebih cepat usai menerima kartu kuning kedua.

Bermain dengan 10 orang, Persminsel tetap berusaha keluar menekan. Namun justru dalam situasi itu, Bolsel FC berhasil menggandakan keunggulan. Pada menit ke-57, serangan balik cepat dimaksimalkan dengan baik oleh Yandi Potabuga lewat penyelesaian kaki kiri yang akurat. Skor berubah menjadi 2-0.

Dalam kondisi tertinggal dan kalah jumlah pemain, Persminsel tidak menyerah. Mereka terus mencoba menekan, meski beberapa peluang emas—termasuk dari Figo Liud belum mampu dikonversi menjadi gol.

Laga semakin panas saat wasit mengeluarkan Timan Kadula akibat kartu kuning kedua, membuat Bolsel FC juga harus bermain dengan 10 pemain. Situasi ini dimanfaatkan Persminsel untuk meningkatkan intensitas serangan.

Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-81. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Vijai Laurens, bola di dalam kotak penalti berhasil dimaksimalkan Avan Kumendong untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Drama belum berakhir. Bolsel FC kembali kehilangan pemain setelah Tegar Bulumango mendapat kartu, membuat mereka hanya bermain dengan sembilan pemain di sisa waktu. Protes demi protes pun mewarnai pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi.

Meski berada dalam tekanan, Bolsel FC mampu mempertahankan keunggulan hingga wasit Sundry Tololiu asal Tomohon meniup peluit panjang. Skor 2-1 memastikan langkah mereka ke partai final.

“Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan masyarakat Bolaang Mongondow Selatan dan Bolaang Mongondow Raya, kami bisa lolos ke final,” ujar pelatih Bolsel, FC Andy Daun.

Dia juga menyoroti sejumlah keputusan wasit dalam pertandingan tersebut yang banyak mengambil keputusan untuk kerugian Bolsel FC. Sehingga berharap perlu dilakukan evaluasi terkait kepeimpinan wasit dalam pertandingan tadi. Meski tetap bersyukur, karena pemain dalam kondisi sehat dan siap menghadapi final siapa pun lawannya.

Sementara itu official tim Persminsel, Frandi Saselah menilai timnya sudah menjalankan strategi dengan baik. Bahkan ada peluang, tapi pemain masih bingung dalam mengeksekusi menjadi gol. Namun secara umum bersyukur.

“Kami sudah berusaha maksimal, tapi rezeki masih milik Bolsel. Kami akan bangkit dan mencoba lebih baik lagi ke depan,” ujar Kapten Persminsel, Youtje Mewengkang.

Latest from Same Tags