27 October 2026

/

Kasus Pembunuhan di Desa Lansa Wori: Korban dan Pelaku Masih Keluarga

2 mins read
polresta manado pembunuhan wori
Polresta Manado membeber pengungkapan kasus pembunuhan di Desa Lansa, Wori, Senin (13/04/2026)

KANALMETRO, MANADO – Polresta Manado beber hasil pengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Lansa, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu, 12 April 2026 malam sekitar pukul 00.00 Wita

Dimana korban dalam kejadian ini yakni lelaki RK (30) warga setempat yang seharinya sebagai buruh bangunan. Sedangkan pelaku dalam peristiwa pembunuhan ini yakni lelaki SK (21) warga Desa Lansa, namun telah diamankan oleh aparat kepolisian dari Polsek Wori bersama tim gabungan.

“Peristiwa ini merupakan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Pelaku telah berhasil diamankan dan saat ini sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid didampingi Kasat Reskrim, AKP Elwin Kristanto dan Kasi Humas, Iptu Agus Haryono ketika memberikan keterangan pers,Senin 13 April 2026.

Dia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi, kejadian bermula saat korban bersama beberapa orang sedang mengonsumsi minuman keras. Situasi memanas saat adik pelaku datang dan melakukan kekerasan terhadap korban hingga terjatuh.

Melihat kondisi tersebut, pelaku kemudian mengambil senjata tajam dan menikam bagian belakang tubuh korban hingga mengalami luka fatal. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun dinyatakan meninggal dunia ketika dalam perjalanan.

Kapolresta Manado juga mengatakan bahwa antara pelaku dan korban diketahui masih memiliki hubungan keluarga. Konflik ini diduga dipicu oleh masalah pribadi yang sebelumnya pernah terjadi serta dipengaruhi oleh faktor konsumsi minuman keras.

“Saat ini penyidik terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif secara menyeluruh dan memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat,” tambah Irham Halid.

Polisi telah mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi serta melakukan pendekatan kepada kedua belah pihak guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi minuman keras secara berlebihan dan jangan pernah menyelesaikan masalah dengan tindakan kekerasan. Percayakan penanganan perkara kepada pihak kepolisian,” pungkas Dia.

Reporter: Roni Sepang

Latest from Same Tags