28 October 2026

/

Keperawanan Siswi SMA di Manado Nyaris Direngut di Kuburan

1 min read
Kasus Kekerasan Perempuan Anak Tomohon
Tahun 2022, Kota Tomohon memiliki 15 kasus kekerasan perempuan dan anak, Foto Ilustrasi (Pexels)

KANALMETRO, MANADO – Seorang siswi SMA nyaris saja hilang keperawanan setelah hamper menjadi korban perkosaan di kuburan Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Manado, Rabu (1/9/2021) sekitar pukul 01.00 Wita

Ceritanya malam itu korban sedang berada di rumah temannya untuk beracara.

Kehadiran korban disana karena diajak oleh temannya.

Pada saat korban hendak pulang ke rumah, pelaku lelaki SS alias Seva memanggil untuk ikut bersamanya dengan sepeda motor.

Korban pun menolak ajakan itu, tapi pelaku terus memaksa untuk naik ke sepeda motor miliknya. 

Akhirnya dengan terpaksa korban mengikutinya.

Nah saat sampai di kuburan Paniki, pelaku yang diduga sudah kebelet sex ini mengajak korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Namun ajak pelaku tersebut ditolak korban.

Ternyata hal itu membuat pelaku marah hingga mendorong tubuh korban ke arah kendaraan eskavator yang terpakir di lokasi kejadian.

Berutung pada saat pelaku menarik baju korban, tiba -tiba lewatlah kedua temannya.

Korban pun langsung meminta pertolongan.

Sehingga keperawanan siswi salah satu SMA di Kota Manado ini gagal diregut pelaku di kuburan tersebut.

Setelah tiba di rumah, korban berusia 17 tahun ini menceritakan kejadian apa yang dialaminya kepada orang tuanya.

Tak terima dengan perbuatan yang dilakukan pelaku,  orang tua korban pun melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin SHut SIK ketika dikonfirmasi, Kamis (2/9/2021) membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporannya sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh unit perlindungan perempuan dan anak (PPA),” ujar Arifin. (rs)

Latest from Same Tags