KANALMETRO, TOMOHON – Bunda PAUD drg Jeand’arc Karundeng dilantik sebagai ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himapaudi) Kota Tomohon bersama sejumlah pengurus.
Pelantikan dilakukan ketua Himapaudi Sulut Prof Julyeta Paulina Amelia Runtuwene, Jumat (5/11/2021) di aula Rumah Dinas Walikota Tomohon.
“Momen ini sangat istimewa karena adanya dukungan maupun komitmen pemangku kepentingan dan stakeholder di Kota Tomohon,” kata Runtuwene.
Sementara itu Karundeng yang juga First Lady Tomohon mengatakan jika dipercayakan sebagai ketua Himapaudi Tomohon merupakan suatu panggilan.
“Panggilan karena pribadi-pribadi ini adalah mereka yang menyiapkan anak-anak generasi-generasi penerus bangsa sejak usia dini,” kata Karundeng.
Karena menurutnya diusia dini, anak bertumbuh bukan hanya secara fisik tapi juga pengetahuan IQ atau kecerdasan intelektual, EQ atau kecerdasan emosional dan SQ yang adalah kecerdasan spiritual.
“Saat ini ada lima PAUD yang menjadi percontohan di Kota Tomohon, dan itu mendapat respon positif serta antusiasme yang sangat baik dari guru maupun orang tua,” katanya.
Staf Ahli Bidang Administrasi Umum dan SDM Nova Rompas ketika membacakan sambutan Walikota mengatakan Himapaudi merupakan wadah organisasi tenaga kependidikan anak usia dini yang memegang peran sangat strategis.
Itu karena PAUD merupakan wadah pendidikan anak usia emas (golden age) yang sangat penting dalam meletakkan dasar-dasar pendidikan.
“Marilah saling bergandengan tangan dalam membangun karakter anak usia dini supaya menghasilkan generasi handal untuk memimpin negeri ini ke depannya,” ujarnya.
Kiranya pula dapat bersinergi dalam membentuk generasi yang berkualitas. Agar kedepan kualitas pendidikan bagi anak usia dini yang ada di Kota Tomohon akan semakin meningkat.
Apalagi menurutnya pelantikan ini merupakan langkah awal untuk memajukan pendidikan anak usia dini dan juga berperan aktif dalam pendidikan karakter untuk mempersiapkan generasi yang lebih baik kedepannya.
“Dengan menuangkan segenap kemampuan dan keahlian dalam pendidikan anak usia dini. Pemkot tentu akan terus meningkatkan kualitas tenaga pendidik, termasuk untuk anak usia dini,” pungkasnya.

