KANALMETRO, MINUT – Jurnalis Kabupaten Minahasa Utara (JKMU) melaksanakan ziarah ke makam pahlawan Nasional asal Tonsea (sub etnis Minut) yakni Maria Walanda Maramis di Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, Rabu (10/11/2021).
Ketua JKMU Nando Adam mengatakan sebagai organisasi Jurnalis, momen itu sangat penting guna mengenang jasa pahlawan yang berjuang tampa pamrih untuk kemerdekan negara ini. Sehingga selaku generasi saat ini wajib meniru semangat perjuangan pahlawan saat melawan untuk mengusir penjajah.
“Jiwa berani tanpa mengharapkan imbalan sekecil apapun dari negara. Karakter itu yang patut kita teladani bersama diera saat ini,” kata Adam.
Apalagi menurutnya, pahlawan merupakan tokoh revolusi kemerdekaan yang telah berjuang dengan menanggalkan pelbagai kepentingan hingga mengorbankan jiwa dan raga.
“Jurnalis juga berperan dalam mengabarkan setiap pergerakan perjuangan kemerdekaan patut dihargai dan diapresiasi, seperti Mender bersaudara,” tambahnya didampingi Sekretaris David Rumajar, Bendahara Risky Pogaga bersama pengurus JKMU lainnya.
Sehingga diera saat ini, bentuk kontribusi menjaga kolaborasi yang baik antara media, pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam merawat, menjaga serta meneruskan cita-cita para pahlawan.
Dalam ziarah itu JKMU juga melakukan tabur bunga dan doa bersama untuk para pahlawan Nasional yang telah gugur untuk bangsa Indonesia.

Roy Maramis, salah satu keluarga dari Walanda Maramis mengungkapkan rasa terima kasih terhadap JKMU yang sudah melakukan ziarah, apalagi hal itu merupakan yang pertama dari organisasi Jurnalis.
Sekedar diketahui, Walanda Maramis merupakan satu – satunya Pahlawan Nasional asal Tonsea (Minut, red) kelahiran Kema dari pasangan Bernadus Maramis dan Sarah Rotinsulu.
Dirinya dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional karena usahanya untuk memperjuangkan hak – hak kaum perempuan di Indonesia pada pada permulaan abad ke 20.

