KANALMETRO, TOMOHON – Tanda – tanda akan diadakankanya roling pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon mulai dipersiapkan dan bahkan diprediksi bakal dilaksanakan dalam waktu tak lama.
Bahkan signal itu mulai diberikan oleh Walikota dan Wakil Walikota Tomohon, Caroll Senduk – Wenny Lumentut (CSWL) dengan melaksanakan Assesment Test terhadap sejumlah jabatan eselon II.
Assesment Test itupun dibuka langsung oleh Senduk, Rabu(10/11/2021). Sehingga bisa dipastikan jika dalam waktu tak lama lagi akan ada agenda pergerseran pejabat dalam jabatan eselon II di Pemkot Tomohon melalui agenda roling.
Walikota dalam sambutannya mengatakan bahwa mekanisme pengangkatan Pegawai Negeri Sipil pada suatu jabatan struktural telah mengalami perubahan berdasar amanat Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Disitu menjelaskan bagaimana membangun ASN yang memiliki integritas, profesional, netral, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat,” kata Senduk.
Bahkan menurutnya mampu menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa, berdasarkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.
Dikatakannya pula bahw Assesment itu dilakukan dalam rangka menjamin kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan melalui profesionalisme ASN.
Sehingga proses itu bertujuan agar memperoleh profil kompetensi seorang pegawai yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan dalam bidang sumber daya manusia. Baik untuk kepentingan organisasi, maupun individu pegawai.
Ditegaskannya pula bahwa dalam penempatan PNS pada suatu jabatan harus didasarkan kebijakan dan manajemen ASN. Tentunya sesuai dengan kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan latihan, rekam jejak jabatan, integritas, moralitas, kinerja, adil dan wajar.
Termasuk tidak membedakan agama, ras, latar belakang politik, warna kulit, asal usul, jenis kelamin, status perkawinan dan umur.
“Pengembangan karir PNS dilakukan berdasarkan kualifikasi, kompetensi penilaian kinerja dan kebutuhan instansi pemerintah serta dilakukan dengan mempertimbangkan integritas maupun moralitas,” tegasnya.
Dirinya pun berharap agar hasil dari assessment itu mampu menjalankan serta mengelola pemerintahan yang bersih dan professional, sesuai dengan kebutuhan masyarakat Tomohon.
Kesempatan itu Walikota melakukan penandatangan kesepakatan bersama dengan Direktur Pemasaran PT Pengembangan Sumberdaya Indonesia dr Frans Memah terkait pelaksanaan assesment tersebut.
Ikut hadir Irina Pendjolselaku Tim Assessor PT Pengembangan Sumberdaya Indonesia bersama sejumlah pejabat Pemkot Tomohon.

