KANALMETRO, SANGIHE – Kabupaten Kepulauan Sangihe kini ketambahan dua pasar ikan yakni di Kampung Kalawatu, Kecamatan Manganitu Selatan serta Kampung Dagho, Kecamatan Tamako.
Dua pasar ikan diresmikan oleh Bupati Sangihe Jabes Ezar Gaghana (JEG) sekalian diserahkan bantuan perahu jenis Pamo terhadap nelayan yang dilaksanakan di Kampung Kaluwatu, Kamis (9/12/2021).
JEG dalam sambutannya berharap keberadaan dua pasar ikan itu akan membantu dalam peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
Termasuk untuk mendorong nelayan agar semakin aktif dalam beraktivitas karena telah disediakan sarana penunjang untuk menjual hasil tangkapan.
Apalagi telah diberikan juga bantuan berupa perahu jenis Pamo serta alat tangkap serta beberapa sarana dan prasarana penunjang lainnya, termasuk para pedagang pasar ikan.
“Kiranya nelayan dan pedagang dapat menggunakan bantuan ini dengan penuh tanggung jawab,” harap Gaghana.
Dirinya juga meminta kepada para pedagang di pasar ikan agar dapat memperhatikan kenyamanan dan kebersihan.
“Meskipun ini adalah pasar ikan tetapi tetap jaga kebersihannya, sehingga para pembeli betah dan nyaman untuk melakukan aktivitas,” tukasnya.

Begitu juga kepada para nelayan, Gaghana berharap bantuan pemerintah yang baru saja diserahkan agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Terlebih agar saling memotivasi anggota kelompok untuk semakin meningkatkan aktivitas yang dapat meningkatkan kesejahteraan bersama.
Gaghana pun meminta kepada Dinas Kelautan dan Perikanan selaku instansi terkait agar dapat turun langsung memberikan pendampingan, pelatihan serta pemberdayaan kepada para nelayan penerima bantuan.
Sehingga bantuan yang diberikan bukan hanya sekedar saja, tapi ada tindak lanjut hingga pada proses pengelolaan hasil tangkap para nelayan.
“Kekayaan Sumber Daya Alam Sangihe tentunya harus dibarengi dengan peningkatan Sumber Daya Manusia, sehingga sumber daya laut yang ada dapat dikelola dengan baik,” pungkasnya.
Sekedar diketahui bahwa bantuan perahu Pamo yang diserahkan yakni sebanyak Sepuluh unit untuk 10 kelompok nelayan yang tersebar di tujuh Kecamatan dengan total anggaran Rp 2,3 miliar.

