Green Valley Hadirkan Spot Wisata dan Edukasi Baru di Bagian Barat Tomohon

2 mins read

TOMOHON — Berbulan-bulan sudah warga disarankan untuk stay at home. Kegiatan di luar rumah terbatas, akibat situasi pandemi Covid-19. Pasca mulai digaungkan era tatanan hidup baru, beberapa pusat perbelanjaan di ibu kota sudah beroperasi. Menyusul berbagai destinasi wisata dibuka. Di daerah pegunungan yakni di Kota Tomohon kini hadir satu, venue wisata yang menyuguhkan panorama lembah, gunung, persawahan dan kolam ikan yang jufa menyiapkan sarana edukasi bagi pengunjung terlebih anak-anak terkait ikan air tawar.

Green Valley kolam pemancingan dan resto mulai beroperasi Juli silam. Lokasi yang terletak di persawahan yang tercatat masuk dalam wilayah Kelurahan Woloan Satu Utara, dibangun oleh pengelola yakni keluarga Djemmy Laluyan – Pontoh menghadirkan pilihan destinasi baru di Tomohon. “Berdiri di lahan seluas kurang lebih 5.000 meter persegi kami berusaha menampilkan sisi baru dari destinasi wisata Tomohon. Mulai dari kolam pemancingan, telaga yang disiapkan untuk bahan edukasi ke pengunjung, hingga resto yang siap memanjakan lidah pengunjung dengan menu andalan ikan air tawar,” terang Djemmy.

Konsep bernuansa Bali terlebih daerah pegunungan mirip Ubud coba di adopsi. “Tomohon juga memiliki potensi, dimana pemandangan sawah yang indah juga tidak kalah dengan lokasi lain semisal Ubud di Bali, tinggal bagaimana komitmen bersama mendesign satu tempat dan menghadirkan pelayanan prima sehingga wisatawan bisa betah berkunjung di sini,” lanjut suami dari Amelia Pontoh ini.

Kehadiran Green Valley juga tentu bukan semata menjadi pengobat rindu setelah sekian lama berdiam di rumah. “Kami juga menyadari dengan ini bisa membuka lapangan kerja terlebih bagi masyarakat Woloan. Tidak hanya itu, parisiwata yang seyogyanya menjadi salah satu tulang punggung ekonomi di situasi ini menjadi penguatan kami agar bisa berkontribusi mendukung program pemerintah,” lanjut keduanya.

Berjarak sekira 7-10 menit kala berkendara dari pusat kota Tomohon, membuat lokasi ini berpotensi menjadi gacoan baru di dunia pariwisata. “Selain menyuguhkan pemandangan, suasana alam kami juga menyiapkan resto dengan menu otomatis halal, selain makanan berat disediakan juga makanan ringan yang siap menemani kopi atau teh para pengunjung,” lanjut pria yang sempat bertugas di pulau dewata ini.

Sesuai dengan anjuran yang ada, bagi setiap pengunjung wajib memperhatikan protokol kesehatan. Dengan wajib menggunakan masker, menjaga jarak. Pengelola pun telah menyediakan tempat cuci tangan.(zakaria)

Latest from Same Tags