13 April 2024

/

Basarnas Manado Siaga Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru

2 mins read

SULUT – Menghadapi liburan hari raya Natal dan Tahun Baru, Badan Sar Nasional (Basarnas) Manado melaksanakan apel kesiapsiagaan, Jumat (18/12/2020). Itu bertujuan untuk memastikan kesiapan personil dan kondisi Alut yang akan di gunakan pada saat terjadi musibah atau bencana.

Apalagi diperkirakan puncak arus masuk di Provinsi Sulawesi Utara yang memanfaatkan waktu libur panjang yakni tanggal 23 Desember 2020 dan 3 Januari 2021. Pengguna transportasi darat maupun udara tentunya akan mengalami peningkatan.

Begitu pula pada beberapa objek objek wisata. Apalagi kebanyakan masyarakat memanfaatkan libur panjang berwisata ke pantai.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang disampaikan oleh Subri Sinaga selaku Kepala Kantor Basarnas Manado mengatakan bahwa gelar siaga SAR Khusus agar selalu memperhatikan ketentuan khusus terkait Covid-19.

Poin penting yang dipertegas yakni posko mandiri yang memperhatikan fasilitas sesuai protokol Covid-19 dan koordinasi bersama Gugus Tugas. Selanjutnya menjalankan siaga sesuai rencana yang telah ditentukan, memberikan laporan kepada Kabasarnas secara berkala, dan berkoordinasi dengan instansi ataupun potensi SAR terkait.

Seluruh anggota personil Basarnas Manado disiapkan dalam siaga SAR khusus saat ini, dimana penempatan posko mandiri berada di Minahasa Utara sebagai posko induk Basarnas.

Selain itu pula ditempatkan pada pos SAR yang sudah di tentukan, seperti Amurang, Kotamobagu, Tahuna dan pos unit Malalayang. Bukan saja itu, disiagakan pula Kapal KN Bima Sena di pelabuhan Munte.

“Semua kami siagakan untuk menunjang masyarakat yang ingin berlibur serta merayakan ibadah Natal dan Tahun Baru,” ungkapnya.

Sinaga juga menjelaskan bahwa siaga hingga 4 Januari 2021. Sehingga ada pengaturan baik personil maupun alut yang ada di wilayah kerja, sekaligus berkomunikasi dengan potensi SAR.

Dikatakannya pula bahwa ada juga antisipasi pada hal-hal penting, misalnya jika terjadi bencana tanah longsor maupun banjir. Mengingat meningkatnya curah hujan dan angin kencang di hampir seluruh wilayah Sulawesi Utara sangat tinggi.(kelly)

Latest from Same Tags