16 April 2024

Raker Forum Komunikasi P/KB PGI Ditutup di Tomohon

2 mins read
Forum Komunikasi P/KB PGI
Dondokambey menutup Raker Forum Komunikasi P/KB PGI di Tomohon.

KANALMETRO, TOMOHON – Seluruh Rangkaian Rapat Kerja Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa (P / KB) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) yang dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) secara resmi ditutup di Terung Kabasaran Kolongan, Tomohon , Senin (31/5/2021).

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang juga merupakan Ketua Forum Komunikasi P/KB PGI menuturkan dalam raker tersebut menghasilkan dua hal penting.

“Pertama diimbau kepada seluruh bapak-bapak terkait program 1821, artinya mulai jam 18 sore sampai 21 malam harus mematikan handpone. Tujuannya memberi teladan bagi keluarga, istri dan anak sebagai wujud menjadi imam di tengah keluarga kristen,” terang OD seusai penutupan raker tersebut.

Hal penting berikutnnya, lanjut Dondokambey yakni FK P/KB PGI juga menyatakan siap bersinergi dengan Pemerintah, terlebih dalam situasi nasional dalam bersama-sama memerangi Covid-19.

Peserta Raker FK P/KB PGI usai acara penutupan di Tomohon

“Serta yang paling pokok kita bersama-sama dengan Pemerintah menjaga keutuhan NKRI dari Sabang sampai Merauke,” lanjut salah satu ketua PGI dari unsur non Pendeta ini.

Dengan memilih Tomohon sebagai lokasi penutupan raker, Gubernur Sulut dua periode ini mengatakan hal tersebut sudah diatur.

“Dimana kita bisa memperlihatkan kota-kota yang ada di Sulut termasuk Kota Tomohon. Kota yang sejuk dan kota Religius. Sehingga saat para peserta kembali ke daerah masing-masing mereka akan menceritakan, sehingga banyak orang datang kemari,” tukasnya. 

Walikota Caroll Senduk menuturkan kesempatan ini merupakan moment pihaknya dalam memperkenalkan Tomohon sebagai Kota Religius.

“Selain memberikan kesan tersendiri sebagai pemerintah kota, tentu juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada Gubernur yang juga ketua FK P/KB PGI mempercayakan Kota Religius Tomohon sebagai tempat penutupan raker ini. Sehingga semakin jelas label Kota Religius, dan diharapkan ke depan akan ada kegiatan serupa di sini,” harap Senduk.

Latest from Same Tags