Polresta Manado Bantah Culik Kakek Buta Huruf

1 min read
Kasat Reskrim Polresta Manado
Kasat Reskrim Polreta Manado Kompol Taufiq Arifin

KANALMETRO, MANADO – Polresta Manado melayangkan bantahan terkait informasi jika pihaknya telah culik seorang kakek buta hufuf.

Kasat Reskrim Polreta Manado Kompol Taufiq Arifin kepada wartawan membantah akan hal tersebut, Senin (13/9/2021).

Menurutnya, Polresta Manado telah menangani perkara laporan Citraland secara profesional sesuai program Presisi Kapolri.

Dimana sejumlah mekanisme telah dilewati seperti gelar perkara, penetapan dan pemanggilan tersangka.

Termasuk upaya hukum lainnya berupa penangkapan maupun penahanan terhadap tersangka Ari Tahiru.

“Siapa yang bilang tanpa surat penangkapan atau surat panggilan? Berkas perkaranya ada semua,” tegas Arifin.

Menurutnya penahanan terhadap lelaki Ari Tahiru yang disebut sebagai kakek buta huruf oleh penyidik Satreskrim Polresta Manado karena yang bersangkutan tidak kooperatif.

Fakta menarik dan bermanfaat

Selain itu karena tersangka juga telah menghilangkan barang bukti serta dikhawatirkan akan melarikan diri.

“Sebelum ditahan, tersangka juga telah melalui pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan dapat dilakukan penahanan oleh dokter Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Manado,” tandas Arifin.

Lanjutnya lagi, sekalipun masih dalam masa pandemi Covid-19 serta Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seperti saat ini.

Polresta Manado sebagai aparat penegak hukum akan tetap eksis melaksanakan tugas secara profesional.

“Jika tidak ada penindakan hukum maka kejahatan akan merajalela,” pungkasnya. (rs)

Latest from Same Tags