KANALMETRO, MINAHASA – Kepada wartawan, Hendra Mantik warga Kelurahan Urongo, Kecamatan Tondano Selatan mengaku jika dirinya pertama kali menemukan lelaki Firman Towoliu (44) yang merupakan korban tewas tenggelam di Danau Tondano, Jumat (12/11/2021).
Mantik mengatakan bahwa setelah dapat arahan dari Kepala Lingkungan setempat, dirinya langsung melakukan penyelaman dibawah tanaman gulma Enceng Gondok guna mencari keberadaan korban.
Hanya tak lama menyelam, dirinya kaget jika korban ternyata sudah sangat dekat dengannya. Lebih tepatnya berada di bagian atas tubuhnya, atau dibawah tanaman enceng gondok.
Dalam keadaan tak sengaja, Mantik mengaku sempat menyentuh tangan korban yang telah dalam kondisi licin karena pengaruh sudah sudah hari terendam di air.
Sementara Jemmi Pangemanan selaku Kepala Lingkungan V, Kelurahan Urongo mengatakan bahwa sebelumnya telah didapati senjata panah ikan (Jubi) yang digunakan korban pada sekitaran lokasi penemuan mayat.
Atas dasar penemuan tersebut maka diminta Mantik dan Richy Mailangkay untuk menyelam mencari korban di sekitaran lokasi ditemukan Jubi tersebut hingga akhirnya jasad warga Kelurahan Tataaran Patar itu didapat.
Proses pencarian oleh warga dipimpin Lurah Urongo Irma Mailangkay.
Dan setelah korban ditemukan, sejumlah warga dibantu Tim Basarnas mengevakuasinya sert langsung dibawa ke RSUD Sam Ratulangi Tondano.
Sekedar diketahui jika sebelumnya korban dilaporkan hilang dan diduga telah tewas tenggelam saat sedang mencari ikan memakai Jubi dengan cara menyelam di Danau Tondano tepatnya pada wilayah Kelurahan Urongo.
Korban dilaporkan datang ke lokasi pencarian ikan bersama anak dan beberapa temannya, Rabu (10/11/2021) malam. Namun ketika sudah menjelang subuh, pegawai di Unima yang mengaku tak akan lama untuk mencari ikan tetapi tak lagi kembali.
Sehingga hal itu dilaporkan ke pemerintah setempat dan diteruskan ke tim Basarnas Manado. Berdasarkan laporan itu, operasi pencarian terhadap korban mulai dilakukan sejak Kamis (11/11/2021) sore dan keesokan harinyanya sekitar pukul 10.30 Wita berhasil ditemukan.

