KANALMETRO, SULUT – Sahabat Aditya Ramadhana terpilih sebagai Ketua yang juga mandataris Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Metro Manado masa khidmat 2021-2022.
Ramadhana terpilih melalui Konfercab III PMII Metro Manado di Deikit Kendis Minahasa Utara, 29 hingga 31 Oktober 2021 menggantikan Ketua sebelumnya Sahabat Fahmi Karim.
Ramadhana unggul atas kompetitornya Bayu Yunus yang hanya meraih 7 suara dari total 61 pemilih. Sedangkan Ramadhana meraih 57 suara, dan dua lainnya dinyatakan rusak oleh Badan Pekerja Konfercab (BPK).
“Melihat jumlah suara itu, maka artinya Ramadhana sebagai mandataris terpilih,” ujar Zait Arya Ketua BPK III.
Selain proses pemilihan Ketua, Konfercab itu juga membahas soal berbagai rekomendasi dan program besar untuk organisasi kedepan, diantaranya yaitu Digital Movement.
Ramadhana menuturkan bahwa pemanfaatan teknologi di dunia serba digital ini penting untuk membantu kerja-kerja Advokasi dan Kaderisasi organisasi.

“Media itu adalah corong informasi. PMII Metro Manado harus mendayagunakan Teknologi sebaik mungkin, semisal kampanye Anti Kekerasan Seksual, melindungi masa aksi dari tindakan represifitas lewat informasi akuntabel dan transparan, serta membantu lembaga hukum organisasi untuk melakukan penyuluhan hukum,” tuturnya.
Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Cabang sebelumnya yang telah menempanya sedari proses kaderisasi di tingkatan Rayon, Komisariat, sampai menjadi Ketua Cabang.
“Terima Kasih para Sahabat Senior atas berkontribusinya, saya hanya bisa membalas Budi dengan merawat rumah besar pergerakan ini. Dan Kemenangan saya, bukan kemenangan individual atau kelompok tertentu, tetapi ini kemenangan konstitusional yang dilahirkan dari forum,” pungkasnya.
Sementara Karim selaku Ketua masa khidmat 2019-2021 mengatakan bahwa Ramadhana orang yang tepat melanjutkan tongkat estafet organisasi.
Karena menurutnya kaderisasi adalah kunci utama dari kekuatan PMII Metro Manado, dan jika hal itu hilang maka akan berada diambang kehancuran.
“Saya yakin Ramadhana adalah orang yang tepat untuk menjalankan roda kaderisasi organisasi. Sudah teruji,” pungkasnya.

