16 April 2024

/

Sawua Kolintang Kawinkan Konsep Pariwisata – Budaya

4 mins read
Ritual Ohlorz Sumolo menandakan launching Sawua Kolintang cafe n resto di RBN Wale Ma'zani Minahasa

TOMOHON –  Lagi satu tempat nongkrong yang unik dan tentunya asik lahir di Kota Bunga. Menghadirkan menu yang lain dari pada yang lain, dimana Sawua Kolintang Cafe dan Resto mengawinkan dua unsur serasi yakni pariwisata dan kebudayaan. Hal ini kental terasa kala launching pada Sabtu(10/4/2021) di lokasi Rumah Budaya Nusantara (RBN) Wale Ma’zani Minahasa, Tomohon Selatan.

Upacaranya jauh dengan yang lazim, lewat ritual Ohlorz Sumolo U Sawua Kolintang Cafe dan Resto. Sesuai dengan pengertiannya, Ohlorz Sumolo merupakan salah satu ritual orang Minahasa ketika akan memasuki dan bertinggal di rumah yang baru, atau akrab dikenal dengan bahasa Manado ‘Nae Rumah Baru’.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Untu MSC memberi apresiasi atas apa yang telah digagas oleh RBN Wale Mazani Minahasa ini.

“Pesan yang ingin disampaikan lewat upacara yang telah kita ikuti bersama ini adalah bahwa peran dari masing-masing orang yang telah dipercayakan memainkan perananya sangat menentukan dalam hasil akhir dari keseluruhan rangkaian. Hal ini juga bisa menjadi cermin dalam kehidupa kita sehari-hari misalnya dalam keluarga dimana jika kita hanya fokus pada diri sendiri saja tanpa memperhitungkan anggota keluarga yang lain maka hal ini tidak akan cukup menghasilkan sesuatu yang berkualitas. Untuk itu peran masing-masing anggota dalam sebuah rangkaian secara keseluruhan menjadi penting,” ungkap Uskup Manado.

Uskup Manado saat menghadiri launching Sawua Kolintang

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Tomohon Masna Pioh mengakui Ohlorz Sumolo u Sawua Kolintang Cafe n Resto di RBN Wale Ma’zani Minahasa Tomohon kehadirannya semakin memperkuat  Pariwisata kota Tomohon dari sisi budaya lokal.

“Nilainya atraksinya sangat tinggi karena yang ditonjolkan adh kekuatan budaya Tomohon. Kami sangat dukung dan akan promosikan tempat ini. Apresiasi yang sangat tinggi kepada Joudy Aray dan tim yang telah menggelar acara ritual Nae Rumah Baru Ohlorz Sumolo ini dan dengan demikian bisa menjadi sebuah edukasi pula bagi masyarakat Tomohon bahkan dunia bahwa beginilah budaya orang Minahasa ketika dahulu kala memasuki rumah yang baru akan ditempati,” terang Pioh.

Opening Sawua Kolintang di RBN Wale Ma’zani

Dirinya juga menuturkan hal seperti ini merupakan suatu kontribusi besar bagi Kota Tomohon.

“Apa yang telah ditampilkan ini sungguh-sungguh memiliki value yang sangat tinggi bagi kita semua yang hadir malam ini dan apalagi hal ini dapat mendukung pemerintah Kota Tomohon ke depan untuk mendukung Tomohon sebagai Pusat Wisata Dunia. RBN Wale Mazani dengan segenap isinya  akan diprogramkan sebagai salah satu destinasi unggulan Tomohon,” lanjutnya.

Sementara itu, Roy Pangalila selaku Strategic Leader Sawua Kolintang Cafe dan Resto menjelaskan apa yang telah digelar dalam acara ini adalah salah satu upaya melakukan rekonstruksi budaya Nae Rumah Baru dengan melakukan adaptasi dan simplifikasi sana sini sebagai simbolisasi bahwa Sawua Kolintang Cafe n Resto ini resmi dibuka.

“Ini hal yang pertama dilakukan di Minahasa pada jaman modern ini dengan melakukan upacara ritual seperti ini ketika sebuah unit usaha dibuka atau diresmikan, tidak dalam bentuk doa dan pemberkatan dengan menggunakan ritus agama tertentu namun menggunakan ritus yg dipakai oleh leluhur Minahasa jaman dulu,” tutup Pangalila mengakhiri ungkapan terima kasih.

Baca Juga : Lestarikan Warisan Leluhur dan Tumbuhkan Semangat Kebangsaan Lewat FesWaMa

Dengan penerapan protokol kesehatan ketat ini, acara turut dihadiri para tokoh pariwisata dan budaya. Juga ditampilkan berbagai jenis potensi budaya yang ada di RBN Wale Ma’zani Minahasa. Baik saat ritual hingga pada momen rekreasi seusai upacara. (wam)

Latest from Same Tags