20 July 2024

/

Sulut Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Siklon Tropis Choi-Wan

2 mins read
Dampak Siklon Tropis Choi-Wan
Waspada dampak Siklon Tropis Choi-Wan. (ist)

KANALMETRO.com – Sulawesi Utara (Sulut) merupakan salah satu wilayah yang bakal terdampak waspada bencana Hidrometeorologi dampak Siklon Tropis Choi-Wan.

Oleh karena itu Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana itu dalam dua hari ke depan.

Menurut Raditya Jati selaku Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB bahwa hal tersebut berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Dimana dampak siklon tropis Choi-Wan dapat secara tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang di sekitar wilayah Indonesia, diantaranya Sulut.

Sedangkan daerah lainnya adalah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Maluku.

Disamping ancaman bahaya di daratan, potensi cuaca ekstrem juga dapat terjadi di perairan. Analisis cuaca BMKG mencatat potensi prakiraan tinggi gelombang pada dua hari ke depan sebagai berikut.

Gelombang laut dengan ketinggian 2,5 – 4 meter di Laut Maluku bagian utara, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat. Sedangkan gelombang laut dengan ketinggian 4 – 6 meter berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Papua Barat.

Potensi bahaya lainnya berupa angin kencang di wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

BNPB dan BPBD mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor.

Keluarga dapat mempersiapkan bersama komunitas dalam mengantisipasi dan mencegah bahaya tersebut.

Di samping itu, masyarakat dapat memantau potensi cuaca di wilayah hingga tingkat kecamatan melalui aplikasi Info BMKG yang dapat diunduh pada sistem operasi android dan iOS.

Di samping itu, pantauan cuaca pada juga dilakukan dengan mengakses laman maupun media sosial BMKG.

BNPB telah berkoordinasi dengan BPBD untuk meningkatkan kesiapsiagaan setempat, seperti penyiapan sumber daya, sosialisasi kepada masyarakat, pemantauan ruang udara dan kondisi cuaca, hingga koordinasi dengan dinas-dinas maupun instansi terkait lain.

Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mencatat bahwa siklon Tropis Choi-Wan saat ini memiliki kecepatan angin maksimum di sekitar sistem siklon mencapai 65 km/jam.

“Diperkirakan dalam periode 24 jam ke depan, intensitas siklon tropis Choi-Wan akan mengalami peningkatan intensitas dengan arah gerak terus menjauhi wilayah Indonesia,” ujar Guswanto dalam rilisnya, Senin (31/5).

Latest from Same Tags