05 April 2026

/

Gempa bumi M 7,6 Picu Tsunami Pada Sejumlah Wilayah di Sulut, Satu Warga Manado Meninggal Dunia

3 mins read
gempa bumi
Peringatan BMKG terkait gempa bumi, Kamis (02/04/2026). foto dok bmkg

KANALMETRO, SULUT – Gempa bumi yang berkuatan magnitudo 7,6, Kamis 2 April 2026 pagi sekitar pukul 06.48 Wita mengakibatkan terjadinya tsunami pada sejumlah wilayah di Sulawesi Utara (Sulut).

Dimana tsunami dengan level ketinggian bervariasi pada sejumlah wilayah di Sulut akibat gempa bumi terjadi di Kota Bitung 0,2 meter, Minahasa Utara 0,75 meter, dan Belang Minahasa Tenggara 0,68 meter.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam siaran persnya mengatakan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa waktu tiba gelombang dapat berbeda dan gelombang pertama tidak selalu menjadi yang terbesar. Sehingga masyarakat di wilayah pesisir diminta tetap waspada dan menjauhi area berisiko.

Hasil monitoring lanjutan BMKG, tercatat 11 aktivitas gempa susulan (aftershock) hingga pukul 06.50 WIB, dengan magnitudo terbesar mencapai 5.5. Dua gempa susulan signifikan terjadi pada pukul 06.07 WIB (M 5.5) dan pukul 06.12 WIB (M 5.2), yang tidak berpotensi tsunami.

Selain itu, akibat guncangan gempa bumi yang dirasakan sangat kuat di wilayah Kota Bitung dan Kota Ternate dengan durasi sekitar 10 hingga 20 detik. Satu warga berjenis kelamin perempuan dilaporkan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di antara reruntuhan gedung Koni Sario Kota Manado.

BNPB mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Sulut dan Maluku Utara untuk tetap tenang namun waspada, segera menjauhi pantai dan muara sungai. Serta melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi apabila merasakan gempa kuat atau menerima peringatan resmi.

“Masyarakat kiranya dapat membantu kelompok rentan dan menghindari bangunan yang mengalami kerusakan. Serta kiranya tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengacu pada informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Dia juga mengatakan bahwa pendataan terkait dampak gempa masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait Nantinya pula informasi mengenai dampak gempa bumi akan diperbarui secara berkala.

Sekedar diketahui bahwa gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah laut di tenggara Kota Bitung, Sulut. Berdasarkan data pemutakhiran, pusat gempa berada pada koordinat 1,25 LU dan 126,25 BT dengan kedalaman 62 kilometer.

Guncangan dirasakan sangat kuat selama 10 hingga 20 detik di Kota Bitung dan sekitarnya, serta juga dirasakan kuat di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, yang menyebabkan masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah.

Hingga pukul 08.00 Wita, tercatat dua gempa susulan masing-masing berkekuatan magnitudo 5,5 pada pukul 06.07 Wita dan magnitudo 5,2 pada pukul 06.12 Wita. Kedua gempa susulan tersebut berpusat di laut dan tidak berpotensi tsunami, namun tetap dirasakan oleh masyarakat di wilayah terdampak.

Reporter: Fransiskus Talokon

Latest from Same Tags