05 April 2026

/

Tinjau Langsung Dampak Gempa Bumi di Sulut, Data BNPB: Puluhan Rumah Rusak

3 mins read
dampak gempa bumi sulut
Salah satu area pada gedung Koni Sario Manado merupakan salah satu lokasi yang kena dampak gempa bumi di Sulut dan mengakibatkan satu warga meninggal dunia. foto: dok bnpb

KANALMETRO, MANADO – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninjau langsung atas dampak dari gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,6 di wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Jumat 3 April 2026. Hal itu dilakukan langsung oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto.

Saat di Sulut, tim BNPB mendatangi beberapa lokasi mengalami dampak gempa bumi yang berada di Kota Manado, Kabupaten Minahasa serta Kota Bitung.

Di Kota Manado mereka meninjau langsung kerusakan di kawasan gedung Koni, Sario Manado yang mengakibatkan seorang perempuan meninggal dunia akibat tertimpa puing bangunan. Mereka pun sempat mendatangi rumah korban di Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa.

Selanjutnya ke Desa Rumengkor, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa untuk melihat kondisi gedung Gereja Katolik Paroki Bunda Hati Kudus karena bagian plafon ambruk akibat gempa.

Kemudian melanjutkan ke Kelurahan Manembo-Nembo Tengah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung untuk melihat langsung kondisi rumah warga yang terdampak.

“Sesuai perintah Presiden, kami langsung memastikan kondisi di lapangan. Penanganan awal sudah dilakukan dengan sangat baik dan terpadu,” ujar Suharyanto dalam keterangan pers BNPB.

Dia juga mengatakan bahwa BNPB mencatat ada satu korban jiwa meninggal dunia dan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), telah terjadi 401 kali gempa susulan (aftershock) pasca gempa utama. Meski jumlahnya banyak, tren kekuatan gempa susulan dilaporkan terus menurun.

“Pemerintah akan bertanggung jawab atas perbaikan infrastruktur permukiman dan fasilitas publik lainnya, selama pemerintah daerah menyatakan status tanggap darurat bencana,” tambah Kepala BNPB.

Dimana nantinya rumah masyarakat yang rusak, nantinya akan diperbaiki oleh pemerintah. Jika rumah rusak ringan dan sedang akan diperbaiki. Sementara yang rusak berat akan diganti atau dilakukan pembangunan baru.

Sedangkan soal kerusakan pada Gereja Katolik Paroki Rumengkor nantinya pula akan ditangani oleh pemerintah pusat melalui BNPB. Dengan harapan agar fase transisi menuju pemulihan di Sulut dapat berjalan cepat, sehingga aktivitas sosial dan ibadah masyarakat kembali normal sepenuhnya.

Di Kota Bitung, Suharyanto mengatakan bahwa bantuan yang disiapkan mencakup logistik makanan dan non makanan, peralatan kebencanaan, pengerahan personel tambahan hingga dukungan anggaran darurat guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Sehingga kini tim gabungan masih terus melakukan pendataan di lapangan guna memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan yang layak. Mengimbau juga agar masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan, serta mengikuti instruksi resmi dari pemerintah daerah dan otoritas kebencanaan setempat.

Reporter: Fransiskus Talokon

Latest from Same Tags