20 May 2024

Kematian Wabup Sangihe, Kapolres: Jangan Termakan Isu Tak Benar

2 mins read
Kapolres Sangihe
Kapolres Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo SIK (foto kanalmetro)

KANALMETRO, SANGIHE – Kapolres Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo SIK meminta kepada seluruh masyarakat di daerah perbatasan ini agar tidak termakan isu tak benar soal kematian Wakil Bupati (Wabup) Helmut Hontong.

“Kepada seluruh masyarakat Sangihe, jangan termakan isu-isu yang tidak benar terkait meninggalnya Wakil Bupati,” tegas Kapolres, Sabtu (11/6/2021).

Ditegaskan Susetyo jika pihaknya tak bertujuan lain, selain meluruskan berbagai berita terkait kematian Wabup Sangihe.

“Sama-sama kita ketahui bahwa beliau orang baik, kematiannya menggemparkan semuanya. Kita semua merasa kehilangan akan sosok almarhum,” tambah Kapolres.

Sehingga dirinya berharap dan meminta pers untuk membantu menjaga situasi menjadi kondusif.

“Jangan kita berbicara dengan opini karena itu berbahaya. Kepentingan-kepentingan dari orang yang tidak bertanggungjawab harus kita pahami. Jangan sampai nanti membentur-benturkan pihak keluarga dengan orang lain,” tegasnya dihadapan sejumlah wartawan.

Sejumlah pelayat di rumah duka almarhum Helmut Hontong (foto kanalmetro)

Apalagi menurutnya, membenturkan kepentingan orang lain dengan memanfaatkan situasi yang saat terjadi saat ini sangat berbahaya.

“Saya jelaskan memang almarhum memiliki riwayat penyakit, dan ini dari medis sudah ada datanya tentang riwayat penyakitnya,” pungkasnya.

Selain itu dikatakannya jika Polres Sangihe siap apa saja yang dibutuhkan keluarga terkait meninggalnya Hontong.

Baca juga: Tolak Otopsi, Keluarga Sebut Almarhum Wabup Sangihe Ada Riwayat Diabetes

Sebelumnya pihak keluarga telah menegaskan jika mereka menolak dilakukan optopsi terhadap Jasad Wabup Sangihe. Hal itu karena keluarga telah menerima kematiannya.

Apalagi menurut pihak keluarga jika almarhum memiliki riwayat penyakit Diabetes Miletus dan sering melakukan cek up terhadap dokter.

Bahkan karena penyakitnya itu, ajudan Hontong selalu membawa obatnya kemana pun dirinya beraktivitas.

Hontong diketahui menghembuskan napasnya yang terakhir dalam pesawat ketika melakukan perjalanan dari Bali ke Makasar untuk selanjutnya ke Manado. (iwan)

Latest from Same Tags