14 April 2024

Satpol PP Tomohon Tindak Masyarakat Pelanggar Prokes

2 mins read
Satpol PP Tomohon
Seorang warga diganjar dengan sanksi Push Up karena melanggar Prokes.

KANALMETRO, TOMOHON – Upaya memberikan pemahaman, kesadaran hingga tindakan tegas bagi masyarakat yang masih lalai menjalankan protokol kesehatan terus dimaskimalkan oleh penegak peraturan daerah. Ini tercermin dari operasi yang rutin dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tomohon, guna menertibkan masyarakat yang melanggar akan ketentuan terkait Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Seperti yang ditemukan di kompleks pusat kota, Rabu (16/6/2021) malam. Dimana seorang remaja yang kedapatan tidak menggunakan masker dan berkumpul bersama rekan-rekannya, harus menerima ganjaran dari petugas Satpol PP Tomohon yangsedang patroli.

Alhasil, selain diberikan edukasi, sanksi harus push-up wajib dilakukan sebagai upaya memberikan efek jera.

Baca juga: Langgar Operasional Jam Malam, Satpol PP Tegur Alfamidi di Tomohon

Kepala Satpol PP Tomohon Syske Wongkar menuturkan sesuai amanat yang ada, pihaknya memberikan sanksi tegas bagi pelanggar prokes.

“Selain edukasi dan pendekatam persuasif petugas kami juga memberikan sanksi sosial bagi warga yang kedapatan melanggar prokes, semisal push up, ada juga yang diarahkan membersihkan sampah yang ada di seputaran lokasi dimana pelanggar ini ditemui,” jelas Wongkar.

Sejumlah anak muda sedang berkumpul di kawasan Menara Alfa Omega

Lanjutnya lagi, untuk giat PAM Prokes sebenarnya sudah lama tetapi dalam rangka pengendalian penyebaran covid-19 semua instansi terkait melalui arahan Walikota dan Wakil Walikota untuk segera menempuh berbagai strategi.

“Seperti contoh Satpol PP menempatkan anggota di Pasar untuk selalu memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan. Ada juga tim yang kita turunkan ke kelurahan bersama dengan linmas, Babinkamtibmas dan Babinsa,” lanjutnya.

Baca juga: Sejumlah Alfamart dan Indomaret di Tomohon Diduga Tak Berijin

Perlu dipahami bersama, penerapan prokes ketat ini merupakan kepentingan bersama, maka darinitu diharapkan pengertian dari masyarajat agar tetap patuh.

“Langkah ini terkait dengan kesehatan masyarakat sendiri, juga secara luas akan berdampak dalam memulihkan ekonomi kerakyatan maka sangat diharapkan peran serta masyarakat,” harapnya.

Latest from Same Tags