KANALMETRO.com – Senin (26/7/2021) Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan surat telegram terkait mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi dan menengah di jajaran kepolisian yang didalamnya adalah Wakapolda Sulawesi Utara (Sulut) Kombes Pol Johnny Eddizon Isir.
Isir menggantikan Brigjen Pol Rudi Darmoko yang diangkat menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Sebelum diangkat sebagai Wakapolda Sulut, Isir sebelumnya merupakan Kapolrestabes Surabaya Polda Jawa Timur.
Selain itu, dalam surat telegram Kapolri nomor ST/1506/VII/KEP./2021 tertanggal 26 Juli 2021 yang ditanda tangani Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono terdapat pula sejumlah nama dalam daftar mutasi.
Seperti Irjen Pol Wahyu Widada yang semula menjabat sebagai Kapolda Aceh menjadi Asisten SDM Kapolri.
Wahyu menggantikan Irjen Pol Sutrisno Yudi Hermawan yang dimutasi sebagai Pati SSDM Polri dalam rangka pensiun.
Sementara itu jabatan Kapolda Aceh bakal diisi Irjen Pol Ahmad Haydar yang
sebelumnya menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Selain itu ada pula Brigjen Pol Slamet Uliandi selaku Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim yang diangkat sebagai Kepala Divisi TIK Polri.
Posisi Uliandi akan digantikan oleh Brigjen Pol Asep Edi Suheri.
Dalam surat telegram itu totalnya ada 89 perwira tinggi dan menengah yang dimutasi.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono membenarkan adanya surat telegram itu seperti dilansir dalam Kompas.com.
Sementara informasi diperoleh dari sejumlah sumber menyebutkan Isir merupakan putra kelahiran Jayapura Papua, 7 Juni 1975.
Lulusan SMA Taruna Nusantara tahun 1993 merupakan suami dari Astrid Alice Parera dan ayah dua orang anak.
Dirinya merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian tahun 1996 hingga memperoleh penghargaan Adhimakayasa.
Sebelum mendapat tugas di Sulut, Isir di tahun 2017 pernah menjadi ajudan Presiden Joko Widodo dan Kapoltabes Surabaya sejak tahun 2020-2021.

